Petani Jangan Cemas, Bupati Dompu Pastikan Harga Jagung dan Gabah Aman, Soal Korupsi dan Kebocoran Pajak Siap Digempur

Avatar

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu– Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar bagi Kabupaten Dompu. Dalam momentum Salat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Beringin, Senin 31 Maret 2025, di hadapan ribuan umat Islam dan jajaran pejabat daerah, ia menyampaikan sederet langkah tegas untuk membangun Dompu yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Berantas Pemborosan, Maksimalkan PAD

Bambang Firdaus menggarisbawahi pentingnya efisiensi anggaran pemerintah daerah dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan gebrakan penagihan pajak aktif serta digitalisasi layanan pajak, ia bertekad menghapus kebocoran anggaran yang selama ini menjadi tantangan besar.

Baca Juga :  Inilah Enam Daftar Infomasi yang Dikecualikan di Dinas Perkim NTB

Perang Melawan Korupsi

Dalam pidatonya, Bambang juga mengingatkan soal pentingnya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Kami akan memperkuat regulasi dan menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) untuk menutup celah korupsi,” tegasnya.

Baca Juga :  KPU NTB Gandeng Dikpora, Sekolah Jadi Laboratorium Demokrasi bagi Pemilih Pemula

Petani Tak Lagi Merana

Tak hanya fokus pada birokrasi, Bupati juga menjamin kesejahteraan petani dengan memastikan harga gabah dan jagung tetap stabil dan menguntungkan. “Petani harus menikmati hasil jerih payah mereka, bukan justru dirugikan oleh permainan harga,” serunya.

Langkah-langkah strategis ini menandai era baru kepemimpinan Bambang-Syirajuddin sebuah era yang menolak kompromi terhadap pemborosan, korupsi, dan ketidakadilan ekonomi.

 

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 206 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB