Pemprov NTB Gandeng Rotary Jadi Sekutu Strategis Selamatkan 106 Desa Miskin Ekstrem dalam 4 Tahun

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) makin serius menuntaskan persoalan kemiskinan ekstrem. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi Rotary International District 3420 di ruang kerjanya, Rabu (27/8), untuk membahas kolaborasi strategis dalam program Transformasi Desa Berdaya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa percepatan penanganan desa miskin ekstrem tidak bisa dilakukan sendiri. “Kuncinya kolaborasi dan orkestrasi. Semua pihak harus turun tangan, mulai dari pemerintah pusat, kabupaten/kota, NGO, CSR perusahaan, hingga elemen masyarakat,” tegasnya.

Iqbal menjelaskan, Pemprov NTB telah memetakan 106 desa yang masuk kategori miskin ekstrem. Program intervensi dilakukan bertahap dengan target ambisius yakni dalam empat tahun ke depan, desa-desa ini harus keluar dari jerat kemiskinan.

Baca Juga :  Terbongkar! Gudang Main Curang Soal Harga Jagung, Bupati Dompu Murka, Ancam Tutup Tanpa Ampun

Tahun ini, 20 desa sudah menjadi prioritas. Pemerintah melakukan pemetaan menyeluruh untuk menemukan akar persoalan sosial-ekonomi sekaligus mengidentifikasi potensi lokal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Setelah pemetaan, kami tetapkan parameter yang jelas. Dari situ akan terlihat apakah sebuah desa sudah benar-benar bertransformasi. Parameter ini juga akan menjadi acuan nasional bagi pusat, daerah, hingga NGO dalam mendukung program,” jelasnya.

Sementara itu, District Governor Rotary International, Dyah Anggraeni, menyatakan kesiapannya menggandeng Pemprov NTB dalam memperluas dampak sosial, terutama pada isu kesehatan perempuan dan pemberdayaan ekonomi desa.

Baca Juga :  Inilah Hasil Lengkap MXGP Lombok 2024 Series -12: Jeffrey Herlings Juara Lagi

“Perhatian Gubernur terhadap pemberdayaan desa dan kesehatan sejalan dengan misi Rotary International. Kami siap bersinergi, agar upaya ini membawa perubahan nyata bagi masyarakat NTB,” ujarnya optimistis.

Dengan sinergi lintas lembaga ini, Pemprov NTB dan Rotary International berharap desa-desa miskin ekstrem di NTB bukan hanya keluar dari garis kemiskinan, tetapi juga mampu berdikari secara ekonomi dan menjadi contoh sukses pembangunan berbasis kolaborasi.

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru