Pemprov NTB Apresiasi Temu Ilmiah dan Rakornas Apoteker Indonesia di Lombok

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 15:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Pemerintah Daerah (Pemda) Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan apresiasi Temu Ilmiah Tahunan dan Rakornas Ikatan Apoteker Indonesia di Lombok NTB, bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram, 29 Agustus 2024.

Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka acara Rakornas tahunan Annual Meeting yang sebelumnya pernah diselenggarakan di kota Solo Jawa Tengah. Tahun ini Mataram dipilih menjadi tuan rumah di acara tersebut yang berlangsung pada 29 Agustus – 31 Agustus 2024.

Asisten III Setda NTB, H. Wirawan Ahmad mengajak kepada para peserta untuk menikmati keindahan alam NTB, seperti pantai, air terjun Sembalun dan tempat wisata lainnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB: Mendidik Adalah Transfer Kasih Sayang

“Dimana Lombok sebagai tempat berwisata maka nikmatilah keindahannya selama disini,” ujarnya.

Selain itu, Wirawan Ahmad berharap bagi siapa saja yang Satuan Kredit Partisipasi (SKP) nya belum beralih ke seumur hidup dan bermasalah dalam mengaktifkannya agar mengikuti Bimtek untuk melihat prosedural mengaktifkan SKP karena acara ini sangat langka jadi harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin acara yang berlangsung selama 3 hari ini.

“Silahkan manfaatkan kesempatan ini karena ini merupakan kesempatan yang sangat langka,” ungkapnya.

Untuk diketahui SKP adalah ukuran partisipasi apoteker dalam kegiatan praktik profesi, pengabdian, pembelajaran berkelanjutan, pengembangan ilmu, dan publikasi ilmiah selama masa berlaku Sertifikat Kompetensi (SKPA). SKP merupakan bentuk penghargaan terhadap aktivitas yang diikuti oleh apoteker.

Baca Juga :  Kemendagri Warning Gubernur NTB: Penataan Dinas Harus Sesuai Aturan, Jika Tidak, Rekomendasi Batal

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia dr. Taruna Ikrar menyampaikan bahwa seorang farmakolog tugasnya adalah bekerja apa yang telah ditemukan dibuat oleh para apoteker dilanjutkan untuk pengobatannya kepada pasien.

“Jadi dua profesi yang tidak bisa saling terlepas saling terikat dengan keluarga besar ikatan apoteker Indonesia,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terbaru