Pelukan Terakhir di Motor: Bocah Asal Wawo Bima Tewas Ditempat, Sang Ayah Luka Parah dalam Kecelakaan Maut di Dompu

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Kecelakaan tragis kembali terjadi di jalan raya dan merenggut nyawa seorang anak. Insiden memilukan itu berlangsung di ruas Jalan Lintas Sumbawa–Bima, tepatnya di tikungan kawasan pemandian Mada Prama, Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Minggu (4/5/2025) pagi.

Menurut informasi dari laporan warga yang diterima redaksi melalui akun Om Jafa, kecelakaan melibatkan sepeda motor matic dengan nomor polisi EA 3810 WA dan mobil pikap EA 8107 CA yang dikemudikan oleh Supriadin (29) warga Dusun Nciu, Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Baca Juga :  Hasil Riset: Kurma Dunia Ternyata Hanya Bisa Tumbuh Subur di NTB dan NTT, Bima-Dompu Siap Jadi Primadona Baru

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Hasnun (39) , seorang warga asal Wawo Kombo, Kabupaten Bima. Ia membonceng putranya, Alif (12 tahun) Dalam kecelakaan itu, Alif meninggal dunia di tempat akibat benturan keras, sementara sang ayah mengalami luka dikepala dan dilarikan ke RSUD Dompu untuk menjalani perawatan medis.

Kabar duka ini cepat menyebar di media sosial. Sejumlah warga mengungkapkan belasungkawa mendalam, termasuk seorang netizen bernama Om Jeck yang menuliskan, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.”

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Luncurkan Revolusi SMK! Lulusan NTB Siap Serbu Pasar Kerja Global

Pihak kepolisian bersama warga segera melakukan evakuasi, sementara jenazah korban telah dibantu proses pemulangannya oleh tim medis dan relawan RSUD Dompu.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Proses pemulangan jenazah ke kampung halamannya di Wawo, Kabupaten Bima dan hingga saat ini sudah sampai dirumah duka dengan disambut isap tangis keluarga.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB