Pariwisata NTB Jangan Mandalika Centris, DPRD dan Kadispar Kompak Dorong Destinasi dari Timur ke Barat

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Lalu Ahmad Nur Aulia, menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata di NTB harus terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam rancangan RPJMD 2025–2029, pariwisata menjadi salah satu program prioritas yang akan dilaksanakan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki, serta prinsip keterpaduan antar sektor.

Lalu Ahmad Nur Aulia menyebutkan, frekuensi penyelenggaraan event skala internasional, nasional, maupun regional terus meningkat. Meski pelaksanaan event belum merata di seluruh daerah, Pemprov NTB berkomitmen kuat melibatkan masyarakat setempat dan menampilkan kesenian serta produk unggulan dari seluruh wilayah NTB. Secara bertahap, diharapkan event-event pariwisata dapat digelar di seluruh daerah, dengan kolaborasi Pemprov, Pemkab/Pemkot, dan mitra strategis.

Baca Juga :  PHRI NTB Soroti Pergub Tarif Hotel dan Minimnya Promosi Jelang MotoGP Mandalika 2025

“Kita berharap sektor pariwisata menjadi tanggung jawab bersama, karena sesungguhnya bisa menjadi motor penggerak penuntasan kemiskinan sekaligus penataan wilayah yang berorientasi lingkungan,” ujar Lalu Ahmad Nur Aulia. Saat dihubungi media ini. (26/9).

Baca Juga :  Ketua PBB NTB Apresiasi SBMI dan Polres Lotim Gagalkan Dugaan TPPO 20 Remaja: Ini Penyelamatan Masa Depan NTB

Senada, Ketua Komisi II DPRD NTB, H. Lalu Pelita Putra sebelumnya menegaskan pengembangan pariwisata tidak boleh hanya fokus pada kawasan Mandalika.

“Pariwisata harus terintegrasi dengan destinasi lain dari ujung Sape hingga Ampenan,”terangnya.

Dengan strategi ini, NTB menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan pariwisata sekaligus memastikan manfaat ekonomi dan sosial dirasakan merata oleh masyarakat lokal.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru