Parah! Oknum Debt Collector Diduga Rampas Mobil Warga di Lombok Tengah dan Gadaikan ke Orang Lain

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Aksi nekat oknum debt collector (DC) kembali bikin geram warga Lombok Tengah. Kali ini, seorang perempuan bernama Nia Herlina mengaku menjadi korban perampasan kendaraan oleh tiga orang pria yang diduga merupakan DC dari PT Lombok Nusantara Indonesia (LNI). Tak hanya dirampas, mobil miliknya bahkan diduga digadaikan ke pihak lain oleh oknum tersebut.

Insiden tersebut terjadi pada 14 Maret 2025, di kediaman Nia yang berlokasi di Jalan Raya Kopang, Lombok Tengah. Kepada media ini, Rabu, 9 April 2025, Nia menuturkan bahwa mobil Honda Brio putih dengan nomor polisi B 1210 MZ miliknya ditarik paksa oleh tiga pria yang mengaku bernama Andi Daeng, Reno, dan Don Willis.

Ketiganya disebut-sebut berasal dari PT LNI

Meski mengakui adanya tunggakan cicilan selama tiga bulan kepada PT Sinar Mas, Nia menegaskan bahwa dirinya memiliki itikad baik untuk melunasi kewajibannya. Namun, niat tersebut justru dihalangi oleh para DC yang menyebut bahwa sistem setoran telah diblokir.

Baca Juga :  Tak Mau Rakyatnya Susah, Wagub NTB Umi Dinda 'Turun Tangan' Atur Pasar Murah, Warga Berdesakan Belanja

“Saya mau bayar ke PT Sinar Mas, tapi mereka (DC) bilang setoran diblokir, jadi saya tidak bisa bayar,” ujarnya.

Lebih mengejutkan, sebelum kendaraan ditarik paksa, Nia mengaku diminta menyerahkan uang sebesar Rp15 juta agar mobilnya tidak diambil. Karena tak mampu memenuhi permintaan tersebut, ketiga DC langsung membawa kabur mobil tersebut.

“Mereka minta uang Rp15 juta dulu. Karena saya tidak bisa kasih, mobil saya langsung diambil begitu saja,” ungkap Nia.

Yang lebih miris, saat Nia mendatangi PT Sinar Mas pada 26 Maret 2025 untuk menyelesaikan masalah tersebut, pihak leasing justru menyatakan belum menerima mobil yang ditarik oleh PT LNI.

Baca Juga :  Senator Cantik Ini Teriak di Senayan: ‘NTB Darurat Sampah dan Hutan Botak

“Saya ke PT Sinar Mas setelah 12 hari, tapi mereka bilang unit belum diserahkan oleh PT LNI. Padahal mobil saya sudah ditarik sejak 14 Maret,” katanya.

Setelah melakukan penelusuran pribadi, Nia akhirnya menemukan fakta mengejutkan: mobil miliknya telah digadaikan oleh oknum DC bernama Reno ke pihak lain sebesar Rp20 juta.

“Ternyata mobil saya digadaikan sama DC itu ke orang lain senilai Rp20 juta. Jelas ini sudah tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Tak tinggal diam, Nia bersama penasihat hukumnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polda NTB. Ia berharap aparat penegak hukum segera bertindak tegas terhadap aksi-aksi premanisme berkedok penagihan utang yang makin merajalela.

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar
393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji
Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air
Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur
Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik
Saat Dunia Makin Ribut, KPU NTB Ingatkan Satu Obat Ampuh: Pancasila
Dulu Terseok, Kini Ngebut Usai Utang Beres! RSUP NTB Siap Naik Kelas Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

393 Jamaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB, Sekda Doakan Jadi Haji Mabrur dan Apresiasi Petugas Haji

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:43 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji NTB, Kloter 1 Lombok Timur Tiba Selamat di Tanah Air

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:42 WIB

Rp950 Juta per Titik, Dewan PDIP Ahmad Amrullah Desak Polisi Bongkar Dugaan Jual Beli Dapur MBG di Lombok Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:56 WIB

Bukan Provinsi Pulau Sumbawa! Razikin Usul Nama Nusa Tenggara Tengah, Alasannya Menarik

Berita Terbaru