NTB Gaspol! Pemprov Start Pelatihan Pariwisata 2025, Targetkan Layanan Wisata Kelas Dunia dari Tanah Lombok

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Lombok Tengah-Upaya memperkuat fondasi pariwisata NTB terus dipacu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Melalui kolaborasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) dan Politeknik Pariwisata Lombok, Pelatihan Teknis Pariwisata Dasar Berbasis Kompetensi 2025 resmi dibuka pada 10-19 November 2025. Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal diwakili oleh Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi NTB Hj. Eva Dewiyani, S.P dalam agenda pembukaan kegiatan yang terselenggara di Lombok Tengah.

Hj. Eva Dewiyani menyampaikan apresiasi kepada para peserta, narasumber, dan fasilitator yang telah hadir dan berkomitmen mengikuti pelatihan secara penuh.

“Ilmu yang diberikan pada pelatihan ini berharga. Saya melihat para peserta antusias dan bersemangat untuk belajar, bahkan para senior dari berbagai instansi tetap hadir untuk meningkatkan kompetensi di bidang kepariwisataan. Ini menunjukkan komitmen besar kita semua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki makna strategis, mengingat sektor pariwisata NTB membutuhkan SDM yang terlatih dan memahami standar layanan yang profesional.

Baca Juga :  Dewan NTB Acip Kritisi Soal Alokasi Anggaran Pengendalian Inflasi

“Tanpa SDM yang terlatih dan profesional, potensi pariwisata kita tidak akan berkembang optimal. Kehadiran peserta dari provinsi dan kabupaten/kota menunjukkan komitmen bersama untuk membangun pariwisata NTB secara terarah dan sinergis,” tambahnya.

Asisten Administrasi dan Umum tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga industri pariwisata, untuk menjaga citra destinasi dan kualitas layanan.

“Pelatihan ini tidak hanya membangun kompetensi, tetapi juga memperkuat sinergi lintas daerah. Para peserta dari OPD pelayanan publik seperti kesehatan, perhubungan, hingga pelayanan masyarakat turut berperan menentukan citra destinasi dan kualitas pengalaman wisatawan di NTB,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia berpesan agar seluruh aparatur mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dan membangun jejaring kerja demi meningkatkan standar pelayanan wisata di berbagai destinasi NTB.

Baca Juga :  Inilah Tiga Buah Raperda yang Ditetapkan DPRD NTB Diawal Tahun 2025

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, S.Sos., CHCM., CHE, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terbangun antara Poltekpar dan BPSDM NTB. Ia menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan kelanjutan program edukasi berkelanjutan sejak 2024.

Poltekpar Lombok, yang kini berstatus akreditasi ‘unggul’, disebutnya sebagai bukti bahwa kualitas pendidikan pariwisata NTB telah berada pada level kompetitif nasional. Selain Poltekpar Lombok, NTB juga memiliki Universitas Mataram dan satu perguruan tinggi lain yang mengantongi akreditasi serupa.

“Sektor pariwisata merupakan sektor lintas bidang, yang memberi dampak luas mulai dari transportasi, UMKM, kuliner, hingga fasilitas umum. Oleh karena itu, semua pihak ASN, industri, akademisi, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan layanan pariwisata yang profesional, ramah, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru