Nenek ke Dapur Buatkan Susu, Balita di Kota Mataram Sekejap Hilang Terseret Arus, Nyawa Tak Tertolong

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram– Suasana duka menyelimuti warga Lingkungan Pagesangan Baru, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Seorang balita berusia satu tahun berinisial R ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah hanyut di aliran kali yang terletak di depan rumahnya, Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi SH., membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan awal.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian, balita R baru saja dimandikan dan dipakaikan baju oleh sang nenek. Saat sang nenek pergi ke dapur untuk menyiapkan susu, R duduk di belakang ibu kandungnya yang tengah menyusui adik korban. Tak lama kemudian, sang nenek menanyakan keberadaan R kepada ibu korban, namun dijawab bahwa balita tersebut tidak berada di dekatnya.

Baca Juga :  Hari ke 9, Polresta Mataram Keluarkan 574 Surat Tilang, 400 Diantaranya Tidak Pakai Helm

Panik, sang nenek segera keluar rumah dan terkejut saat melihat dot cucunya hanyut di aliran kali. Ia langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar. Warga kemudian melakukan pencarian menyusuri aliran air. Sekitar 500 meter dari lokasi awal, seorang warga melihat tangan balita mengapung di permukaan air.

Tanpa menunggu lama, warga tersebut turun ke kali dan mengevakuasi balita ke daratan. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tanjung Karang, namun nyawa R tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Malam Sunyi Pecah, Dua ‘Kurir Setan’ Ditangkap Polres Dompu Saat Nyabu Nyaris Kabur

“Kejadian ini murni musibah. Warga setempat telah berupaya maksimal melakukan pertolongan. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini dengan ikhlas,” ujar AKP Mulyadi.

Pihak keluarga korban pun menyatakan bahwa mereka telah mengikhlaskan kepergian balita tersebut sebagai musibah yang tidak dapat dihindari.

Kapolsek Mataram turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, terlebih bagi yang tinggal di lingkungan dekat aliran air atau area berisiko.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keselamatan anak-anak di lingkungan rumah, khususnya balita yang masih sangat rentan terhadap bahaya di sekitar mereka.

 

 

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru