Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyapa dan bersalaman dengan para Siswa saat mengunjungi salah satu Sekolah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung peningkatan kualitas Pendidikan serta menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta Didik.

Terlihat Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyapa dan bersalaman dengan para Siswa saat mengunjungi salah satu Sekolah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung peningkatan kualitas Pendidikan serta menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta Didik.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Menjelang kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat pada Senin (20/7/2026), Pemerintah Provinsi NTB memperketat pengawasan terhadap seluruh Pelaksanaan Program. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tata kelola berjalan sesuai ketentuan, kualitas makanan tetap terjaga, serta manfaat ekonomi program benar-benar dirasakan oleh Petani, Peternak, Nelayan, dan Pelaku Usaha Pangan Lokal.

Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, di Mataram, Ahad (19/7/2026).

Pria yang akrab disapa Aka itu mengatakan, Gubernur NTB menyambut baik langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan penyempurnaan tata kelola sebelum operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali berjalan.

Menurutnya, seluruh SPPG di NTB harus taat terhadap ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan Program MBG semakin akuntabel dan mampu memberikan manfaat maksimal sesuai tujuan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak Gubernur juga memandang penyempurnaan tata kelola ini sebagai langkah positif. Program sebesar MBG harus dibangun di atas tata kelola yang baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima manfaat, sekaligus memberi dampak Ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Aka.

Baca Juga :  Ayah Bunuh Anak Kandung di Dompu, Polisi Evakuasi Pelaku dari Amukan Warga di Desa Mbawi

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB telah meminta seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota memperkuat fungsi pengawasan melalui perangkat daerah terkait bersama Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kualitas bahan pangan, pemenuhan standar gizi, proses distribusi makanan, hingga kepatuhan setiap SPPG terhadap seluruh ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Selain menjaga kualitas pelayanan, pemerintah juga ingin memastikan rantai pasok pangan dalam Program MBG semakin berpihak kepada petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha lokal sehingga manfaat Ekonomi program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat NTB.

“Jangan sampai ada praktik yang justru mengurangi manfaat program, termasuk mencari keuntungan yang tidak wajar dari harga bahan pangan. Program ini harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi penerima manfaat sekaligus membuka ruang Ekonomi bagi Petani, Peternak, Nelayan, dan Pelaku Usaha Lokal,” tegas Aka.

Lebih lanjut, Aka mengatakan Gubernur NTB telah menginstruksikan Pemerintah Kabupaten dan Kota agar tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap SPPG yang tidak menjalankan operasional sesuai ketentuan.

Apabila pelanggaran masih dapat diperbaiki, pembinaan harus menjadi langkah pertama. Namun apabila pelanggaran terus berulang dan tidak menunjukkan perbaikan, Pemerintah Daerah diminta segera melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tetapkan Mekarsari Jadi Prioritas Desa Berdaya, Jalan Rusak dan Kemiskinan Ekstrem Jadi Fokus

“Kalau masih bisa dibina, lakukan pembinaan. Tetapi kalau tetap tidak mematuhi ketentuan, laporkan kepada Badan Gizi Nasional agar dilakukan evaluasi. Jika memang tidak layak lagi beroperasi, Pemerintah Daerah dapat mengusulkan penghentian operasional sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Aka menambahkan, penyempurnaan tata kelola tersebut merupakan bagian dari masukan yang telah disampaikan Asosiasi SPPG kepada Pemerintah Pusat dan kini tengah ditindaklanjuti oleh Badan Gizi Nasional.

Pemerintah berharap, setelah proses penyempurnaan selesai, seluruh SPPG yang beroperasi benar-benar memenuhi standar pelayanan, tata kelola, serta akuntabilitas yang telah ditetapkan.

Pemprov NTB optimistis Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak Ekonomi Daerah melalui penguatan rantai pasok pangan lokal. Dengan pengawasan yang semakin ketat, tata kelola yang lebih baik, serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Program MBG diharapkan berjalan lebih berkualitas, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB)

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tiga Nyawa Melayang di Tambang Lantung, PDIP Sumbawa Desak Pemodal PETI Diusut
Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar
Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara
Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya
Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan
Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:02 WIB

Tiga Nyawa Melayang di Tambang Lantung, PDIP Sumbawa Desak Pemodal PETI Diusut

Minggu, 6 September 2026 - 20:13 WIB

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya

Berita Terbaru

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:13 WIB