Muswil PKB NTB Tetapkan Lima Kandidat Ketua DPW, Dominasi Dukungan Mengarah pada Lalu Hadrian Irfani

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Nusa Tenggara Barat (DPW PKB NTB) resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Minggu (23/11/2025). Forum strategis ini dihadiri Ketua DPC di Kabupaten Kota di NTB, DPP PKB, anggota DPRD di kabupaten kota dari PKB, Anggota DPRD Provinsi NTB PKB, dan Anggota Fraksi PKB DPR RI Syafruddin, dan Mahdalena DPR RI Dapil NTB I (Pulau Sumbawa). Muswil DPW PKB tak hanya menjadi arena konsolidasi, tetapi juga penentu arah kepemimpinan PKB NTB satu dekade ke depan.

Dalam Muswil tersebut, DPP PKB menetapkan lima nama kandidat calon Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB NTB masa bakti 2026-2031, yakni:

1. HL Hadrian Irfani

2. Mahdalena

3. H Jumhur

4. Akhdiansyah

5. H Lalu Sarjana

Sejumlah nama tersebut merupakan hasil pemetaan DPP PKB yang akan dibawa ke pusat untuk ditetapkan sebagai bagian dari susunan pengurus resmi DPW PKB NTB.

Wakil Ketua Fraksi PKB NTB, Akhdiansyah atau yang akrab disapa Guru To’i menjelaskan mekanisme Muswil berjalan melalui beberapa pleno sebelum keputusan final. Ia menegaskan bahwa figur HL Hadrian Irfani, yang juga anggota DPR RI, tampil sebagai kandidat terkuat dan berpeluang besar dipilih secara aklamasi.

Baca Juga :  Sidang Aktivis 105 Miliar Memasuki Babak Final, Kuasa Hukum Fihiruddin Minta Hakim Menegakkan Keadilan

“Akan ada Pleno ke-3 nanti dibacakan. Nama HL Hadrian insya Allah menguat dan bila disetujui DPP PKB sebagai pimpinan sidang atas usulan peserta bisa diaklamasi,” ungkapnya.

Akhdiansyah juga merinci alur pleno Muswil yakni Pleno 1: Tata tertib, Pleno 2: Laporan pertanggungjawaban, Pleno 3: Pembacaan nama-nama calon ketua tanfidz dan syuro dan Pleno 4: Pembacaan nama calon pengurus DPW PKB NTB

Ketua DPC PKB Lombok Tengah, HL Pelita Putra, memastikan Muswil tahun ini berlangsung kondusif tanpa friksi internal. “Tidak ada yang krusial. Kami pastikan kami akan menyampaikan sekaligus meminta calon tunggal Ketua DPW yang sekarang untuk melanjutkan kepemimpinannya,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga harmonisasi internal dan eksternal menjadi kunci menghadapi persaingan politik ke depan.

Muswil PKB NTB 2025 sendiri digelar sebagai bagian dari konsolidasi Nasional PKB menjelang kontestasi politik lima tahunan. Penetapan struktur baru dianggap penting untuk memperkuat mesin partai di tingkat daerah.

Baca Juga :  Derai Doa Iringi Milad Wagub NTB Umi Dinda, Nadirah Al-Habsyi: Beliau Perempuan Tangguh yang Menginspirasi

Dalam forum tersebut, seluruh DPC dari 10 kabupaten/kota sepakat kembali mengusung Lalu Hadrian Irfani sebagai Ketua DPW PKB NTB.

Hadrian menegaskan bahwa lima nama yang muncul bukan berarti langsung ditempatkan sebagai Ketua, Sekretaris, Bendahara maupun Wakil Ketua. Pemetaan masih akan dibahas dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. “Tadi sudah diusulkan di Muswil, tapi keputusan teman-teman DPC 10 kabupaten/kota meminta kami melanjutkan kepemimpinan ini,” jelasnya.

Terkait rekomendasi Muswil, Hadrian menjelaskan bahwa PKB NTB menargetkan lompatan besar pada Pemilu 2029. “Target 2029 itu tentu tidak mudah. Kami akan melakukan penataan struktur mulai dari anak ranting, PAC, dan rekrutmen tim penggerak TPS akan kita tata,” tegasnya.

Muswil PKB NTB tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa partai berlambang bola dunia tersebut bersiap menghadapi pertarungan politik dengan struktur yang lebih solid dan kepemimpinan yang nyaris bulat mengarah pada figur Lalu Hadrian Irfani.

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru