SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Tengah- Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit ditargetkan menghadirkan 150 ribu penonton serta memberikan dampak lebih besar terhadap sektor Pariwisata, Investasi, dan Ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Vice Chairman MotoGP Indonesia, Ananda Mikola, mengatakan MotoGP Indonesia kini telah berkembang menjadi agenda Internasional yang semakin matang.
“MotoGP bukan lagi sesuatu yang baru bagi Mandalika. Harapan kami, penyelenggaraan tahun 2026 tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga mampu menarik investasi ke Kawasan Mandalika dan Provinsi NTB,” ujar Ananda, dalam keterangan yang diterima media ini. Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, MotoGP juga menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah event olahraga internasional berstandar dunia.
Ananda menambahkan kehadiran pembalap Indonesia Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama menjadi bukti semakin besarnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga balap motor dunia.
Ia juga memberikan apresiasi kepada tenaga kerja lokal NTB yang selama ini menjadi bagian penting penyelenggaraan MotoGP.
“Hampir seluruh personel yang bekerja dalam penyelenggaraan MotoGP berasal dari masyarakat lokal NTB dan mereka telah menunjukkan kualitas kerja yang memenuhi standar internasional. Bahkan kami telah menerima undangan dari Australia untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan event. Ini membuktikan bahwa kualitas SDM NTB terus berkembang dan layak menjadi kebanggaan bersama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Komisaris MGPA, Samolah, yang berharap MotoGP terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat NTB.
“Sebagai masyarakat Lombok Tengah, saya merasa bangga melihat perkembangan Mandalika. Harapan kami, masyarakat NTB semakin memberikan dukungan penuh terhadap MotoGP karena keberhasilan Event ini akan membawa manfaat Ekonomi yang semakin besar bagi Daerah,” ujarnya.
Samolah juga menegaskan seluruh marshal yang bertugas saat ini berasal dari tenaga lokal NTB dan ke depan kesempatan masyarakat untuk terlibat akan terus diperluas.
Sementara itu, General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, menjelaskan berbagai peningkatan fasilitas terus dilakukan untuk memastikan MotoGP 2026 memenuhi standar internasional.
“Kami terus melakukan peningkatan kualitas lintasan, sistem digital, fasilitas paddock, penataan parkir, manajemen lalu lintas hingga penyempurnaan signage. Seluruh pembenahan ini bertujuan menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh pengunjung sejak tiba hingga meninggalkan kawasan Mandalika,” jelasnya.
Penjualan tiket dimulai sejak 21 Juli 2026 melalui platform GOERS dan situs resmi penyelenggara. Hingga peluncuran program, sekitar 10 persen kuota tiket promo telah terjual. Penyelenggara optimistis target 150 ribu penonton selama MotoGP Indonesia 2026 dapat tercapai.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










