Miris! Bocah SD di Dompu Kecanduan Narkoba 

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 27 Desember 2024 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Narkoba kini sudah merajalela di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini menyasar Anak SD dan sejumlah anak dibawah umur di Kabupaten Dompu.

Berkat Kolaborasi Kodim 1614/Dompu dan DP3A Kabupaten Dompu, Tiga orang anak di bawah umur diketahui sebagai pengguna Narkoba, yakni anak SD berinisial SN (10), MM (15) dan VT (14), berhasil diamankan oleh Kodim 1614/Dompu dan Pemda Kabupaten Dompu dalam hal ini Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (DP3A) melalui Tim Gabungan patroli tanggap darurat kenakalan anak dan remaja, Kamis (26/12/2024).

Dandim 1614/Dompu Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, S.T., M.M, mengatakan bahwa ini langkah upaya kami bersama Dinas DP3A Kabupaten Dompu, untuk menyelamatkan generasi emas Kabupaten Dompu, dari peredaran Narkoba yang sangat marak di kabupaten dompu, kami bersama DP3A Kabupaten Dompu berkomitmen membina serta melakukan pengawasan melekat terhadap anak-anak yang menjadi korban obat-obatan terlarang.

Baca Juga :  Bukan Cuma Cari Juara! Wagub Umi Dinda Dorong Hijabfluencer Jadi Duta Budaya dan Siap Bikin NTB Mendunia

“Ketiga anak-anak ini kami amankan karena adanya laporan warga terkait aktifitas penggunaan narkoba, yang melibatkan anak usia dini. Dua diantaranya berasal dari Desa o’o kecamatan dompu, satu berasal dari Desa katua kabupaten Dompu,”ungkap Riyan Oktiya Virajati.

Terhadap anak-anak pengguna Narkoba ini, sambung ia, pihaknya akan melakukan pembinaan di rumah aman kodim 1614/Dompu, beberapa materi yang disiapkan oleh DP3A Kabupaten Dompu dengan tetap mengacu pada ketentuan Undang-Undang Perlindungan Hak Anak, diantara materi pembinaan meliputi, keagamaan dan kerohanian kewajiban shalat, kesehatan jasmani dengan senam bersama, pengarahan orang tua untuk pola asuh, peningkatan literasi, wawasan kebangsaan, pendalaman materi sekolah, psikologi, kepekaan pada sesama.

“Diharapkan langkah pembinaan pada rumah aman ini, mampu meningkatkan kesadaran anak-anak usia dini tentang bahaya Obat-obat terlarang, serta mendidik anak-anak tersebut untuk mengenal tentang budaya pergaulan yang positif,”kata Riyan Oktiya Virajati.

Dandim 1614/Dompu mengajak masyarakat kabupaten Dompu untuk sama-sama bergandengan tangan memerangi bahaya Narkoba, serta bersama-sana kita ciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari ancaman Narkoba.

Baca Juga :  Wajib Ngopi Tiap 3 Bulan, Gubernur Iqbal Ajarkan Kepala Daerah Cara Bangun NTB Tanpa Banyak Drama

“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita dari bahaya Narkoba, demi masa depan generasi muda yang lebih cerah,” tutup Dandim.

Terpisah, dalam keterangannya, SN yang merupakan anak kelas 6 SD Negeri 29 Dompu yang terletak di Kecamatan Dompu Desa O’o mengakui diajarkan oleh salah seorang pemuda dari krama Bura.

“Saya diajarkan memakai Narkoba sama baba Rijal dari Krama Bura,”sebut SN.

Untuk mendapatkan uang membeli barang haram tersebut, SN Sendiri harus pergi ke ladang jadi buruh tani untuk memupuk jagung.

“Saya pergi pupuk jagung untuk dapat uang. Saya dapat uang Rp100 ribu. Uang itu saya pake beli narkoba diajarin sama Baba Rizal,”tutupnya.

Terpisah, salah seorang Kepala Sekolah SD Negeri 29 Dompu belum bisa dihubungi dan dimintai keterangan.

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB