Miris! 4,3 Ton Sampah Diangkut di Bypass BIZAM Lombok

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DLHK NTB, serta sejumlah OPD Lingkup Pemprov NTB, bersama relawan mengangkut sampah di sepanjang Jalan Bypass BIZAM Lombok dalam aksi gotong royong Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Petugas DLHK NTB, serta sejumlah OPD Lingkup Pemprov NTB, bersama relawan mengangkut sampah di sepanjang Jalan Bypass BIZAM Lombok dalam aksi gotong royong Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Sebanyak 4,3 ton sampah berhasil diangkut dari sepanjang Jalan Bypass Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok dalam aksi gotong royong massal yang digelar dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Temuan volume sampah tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan bersih-bersih yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB bersama berbagai elemen masyarakat.

Kepala Dinas LHK NTB, Didik Mahmud Gunawan Hadi, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 5 Juni 2026.

“Sejak 5 Juni, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari Pasar Pangan Murah di TPA Regional Kebon Kongok dan Kantor Desa Taman Ayu, penyaluran dana kompensasi dampak negatif kepada delapan desa di sekitar TPA Regional Kebon Kongok, aksi gotong royong massal di sepanjang Jalan Bypass BIZAM yang berhasil mengangkut sekitar 4,3 ton sampah, hingga penyelenggaraan berbagai perlombaan seperti Wana Lestari, tenis meja, bola voli, dan bulu tangkis,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu (20/6/2026)

Baca Juga :  Riset RIKUB Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah untuk NTB, Ini Kampus yang Terlibat

Menurut Didik, angka 4,3 ton sampah tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian bersama.

Aksi gotong royong ini melibatkan unsur pemerintah, komunitas lingkungan, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang turun langsung membersihkan kawasan strategis yang menjadi salah satu pintu masuk utama menuju Pulau Lombok.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi pencemaran akibat sampah yang dibuang sembarangan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di NTB sendiri dipusatkan di Taman Hutan Raya (Tahura) Nuraksa, Kecamatan Narmada, dengan berbagai agenda seperti apel siaga, pasar rakyat, pameran UMKM, hingga penanaman pohon.

Didik menegaskan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri, dalam mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik bagi generasi penerus dimasa depan,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru