SUMBAWAPOST.com| Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026, Selasa (3/3). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kualitas data pemilih sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pemilu berikutnya.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan secara zoom meeting tersebut diikuti oleh seluruh jajaran KPU kabupaten/kota se-NTB. Forum ini dimanfaatkan untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat langkah strategis dalam menghadirkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB, Mastur, menegaskan bahwa pembaruan dan pemutakhiran data pemilih harus dilakukan secara berkelanjutan karena menjadi salah satu kunci utama kesuksesan penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan di masa mendatang.
“PDPB tidak hanya kerja formalitas semata tapi bagaiamana subsutansial. Ini Penting agar data pemilih kita trusted, bisa dipercaya oleh peserta dan pegiat pemilu”, tegasnya. Dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (5/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa proses pembaruan data pemilih harus terus dilakukan secara konsisten agar kualitas data semakin baik dari waktu ke waktu.
“Ini menjadi penting untuk terus di-update dan dimutakhirkan, karena data merupakan salah satu kunci kesuksesan Pemilu/Pemilihan yang akan datang. Dibutuhkan inovasi dan komitmen kerja di KPU kabupaten/kota, supaya proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini hasilnya menjadi substansial, bukan hanya formalitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, menyampaikan bahwa agenda pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu prioritas utama lembaga penyelenggara pemilu tersebut.
Menurutnya, tahapan ini menjadi fase penting sebelum KPU menyusun kerangka besar penyelenggaraan pemilu berikutnya.
“Agenda pemutakhiran ini merupakan agenda prioritas dari KPU. Pemutakhiran data pemilih ini adalah fase terakhir sebelum kita mempersiapkan kerangka pemilu. Tersisa sembilan bulan yang dapat dimaksimalkan untuk memperbaiki kualitas data,” jelasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, KPU NTB berharap seluruh jajaran KPU kabupaten/kota dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas kerja dalam proses pemutakhiran data pemilih. Dengan demikian, data pemilih yang dihasilkan nantinya benar-benar akurat, kredibel, dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










