KPU NTB Bongkar Tantangan Pemilu Inklusif, 22.624 Pemilih Disabilitas Jadi Sorotan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KPU Provinsi NTB Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Zuriati, Dalam Pembahasan Mengenai Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan Dan Pemilih Disabilitas.

Anggota KPU Provinsi NTB Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Zuriati, Dalam Pembahasan Mengenai Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan Dan Pemilih Disabilitas.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram– KPU Provinsi NTB Membongkar berbagai tantangan dalam Mewujudkan Pemilu Inklusif dengan Menjadikan Pemenuhan hak Pilih kelompok Rentan sebagai salah satu fokus utama.

Hal tersebut dibahas dalam Bedah Buku Sesi I bertema “Kajian Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Pilih Kelompok Rentan dalam Pemilu 2024” yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi penyelenggara Pemilu, Akademisi, Komnas HAM, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mengidentifikasi berbagai persoalan dalam pemenuhan hak Politik kelompok rentan sekaligus mencari langkah konkret untuk menghadirkan pemilu yang Inklusif.

Baca Juga :  Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Anggota KPU Provinsi NTB Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Zuriati, menyoroti masih adanya Kesenjangan antara jaminan Konstitusional terhadap hak Pilih dengan kondisi di lapangan.

Menurut Zuriati, penyelenggaraan pemilu harus terus memperhatikan kebutuhan kelompok rentan agar akses terhadap proses pemungutan suara dapat dirasakan secara setara.

Pada Pemilu 2024, Zuriati mencatat sebanyak 22.624 pemilih Disabilitas di NTB. KPU terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kelompok Disabilitas dapat menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Sentil ITDC: Jangan Cuma Besar Sendiri, Libatkan Rakyat

Salah satunya melalui penyediaan fasilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang lebih aksesibel.

“Penyelenggaraan Pemilu harus terus memperhatikan kebutuhan kelompok rentan agar akses terhadap proses pemungutan suara dapat dirasakan secara setara,” ungkap Zuriati.

Ia menegaskan, perhatian terhadap aksesibilitas menjadi bagian penting dalam memastikan kelompok Disabilitas dapat menggunakan hak politiknya dalam pemilu.

Pembahasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemenuhan hak pilih kelompok rentan masih membutuhkan perhatian dan langkah konkret dari seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu.

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru