Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Ubah Pembayaran Jasa Pelabuhan dari Manual ke Digital

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim dan Terlihat Aktivitas Nelayan di Pelabuhan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim dan Terlihat Aktivitas Nelayan di Pelabuhan

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB mulai mendorong perubahan Sistem Pembayaran Jasa Pelabuhan Perikanan dari Manual menuju Digital. Langkah tersebut dilakukan melalui Sinergi dengan PT Bank NTB Syariah, khususnya untuk mendukung Aktivitas Bongkar Muat Ikan.

Digitalisasi Pembayaran Jasa Pelabuhan Perikanan menjadi bagian dari upaya memperkuat Tata kelola Layanan Kepelabuhanan di NTB. Sistem baru ini diharapkan membuat Transaksi lebih Mudah, Cepat, Transparan, dan Akuntabel. Melalui dukungan Layanan Perbankan, Proses Pembayaran Jasa Kepelabuhanan tidak hanya diarahkan agar lebih praktis. Sistem Digital juga diharapkan memperkuat Pencatatan, Pemantauan, dan Pengawasan terhadap Transaksi yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, mengatakan Transformasi Digital menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas Pelayanan sekaligus Tata kelola Sektor Perikanan.

“Digitalisasi Layanan Pembayaran Jasa Pelabuhan Perikanan merupakan bagian dari upaya Kami untuk memberikan Pelayanan yang lebih Mudah, Cepat, Transparan dan Akuntabel kepada Masyarakat, khususnya para Nelayan dan Pelaku Usaha Perikanan. Kami berharap sinergi dengan Bank NTB Syariah ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun Ekosistem Layanan Pelabuhan Perikanan yang semakin Modern dan Terintegrasi,” ujar Muslim dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu, (29/8/2026).

Baca Juga :  DPRD NTB Gosong, Mapolda Jebol Diserbu Massa, PDI-P Soroti Kinerja Kapolda

Menurut Muslim, Sistem Pembayaran Digital juga memberikan kepastian dalam Proses Transaksi. Selain itu, pencatatan secara Digital dapat membantu memperkuat Administrasi dan Pengawasan terhadap penerimaan Jasa Pelabuhan.

“Dengan Sistem Pembayaran yang Terdigitalisasi, setiap Transaksi dapat tercatat dengan lebih baik sehingga memudahkan Monitoring dan Evaluasi. Ke depan, kami ingin agar digitalisasi ini tidak berhenti pada Pembayaran saja, tetapi dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan dalam Ekosistem Perikanan,” tambahnya.

Sinergi tersebut mendapat dukungan dari PT Bank NTB Syariah. Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, mengatakan pihaknya siap mendukung langkah Pemerintah daerah dalam menghadirkan Sistem Pembayaran yang Aman, Mudah, dan sesuai kebutuhan Masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Tambak Di NTB Tak Miliki Izin, Dewan Megawati Usulkan Bentuk Pansus

“Bank NTB Syariah memiliki Komitmen untuk terus mendukung Digitalisasi Layanan Pemerintah Daerah. Kami melihat sektor Perikanan memiliki Potensi Ekonomi yang besar, sehingga diperlukan Ekosistem Transaksi yang Efisien dan Terintegrasi. Digitalisasi pembayaran Jasa Pelabuhan Perikanan ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana Layanan Perbankan dapat memberikan manfaat langsung kepada Pemerintah maupun Masyarakat,” ungkap Ferry.

Ferry menambahkan, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada kemudahan Transaksi. Penguatan Tata kelola, Transparansi, Akuntabilitas, Monitoring, dan Pengelolaan risiko juga menjadi bagian penting dalam penerapan Sistem Digital.

“Kami ingin memastikan bahwa Digitalisasi memberikan nilai tambah, bukan hanya dari sisi kecepatan dan kemudahan Pembayaran, tetapi juga dari aspek Transparansi, Akuntabilitas, Monitoring dan Pengelolaan risiko. Karena itu, Bank NTB Syariah siap bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan NTB untuk membangun Sistem yang sesuai dengan kebutuhan Operasional di Lapangan,” jelasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500
Sambut Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028, Sumbawa Siapkan Kekayaan Budaya Tana Samawa
Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028
Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran
Maulid Nabi di Lombok Utara Jadi Momentum Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT dan Sade
Gempa NTT Picu Krisis Air, PMI NTB Kirim Truk Tangki Air
Notaris di Bima-Dompu Disorot Soal Kepatuhan dan Integritas
Kapolda NTB Bertemu Anggota DPR RI Muazzim Akbar, Bahas Soal Ini
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Ubah Pembayaran Jasa Pelabuhan dari Manual ke Digital

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Sambut Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028, Sumbawa Siapkan Kekayaan Budaya Tana Samawa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot Bersama Gubernur Maluku Utara saat Mengikuti Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Kota Ternate. Dalam Forum Tersebut, Sumbawa Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028.

Seni & Budaya

Sumbawa Jadi Tuan Rumah Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2028

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:04 WIB

Dubes Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari saat bertemu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Jumat (28/8/2026).

Bisnis & Ekonomi

Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Jumat, 28 Agu 2026 - 16:26 WIB