KPU Kabupaten Bima Gelar FGD: Bedah Pilkada 2024, Siapkan Pemilu Lebih Baik!

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Sebagai langkah refleksi atas pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Akhir. Kegiatan ini berlangsung di Ruma Dining Kota Bima pada Senin (24/2/2024).

FGD ini menghadirkan berbagai pihak, di antaranya Bawaslu Kabupaten Bima, perwakilan TNI-Polri, akademisi, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta media. Diskusi ini menjadi forum penting untuk menggali pengalaman serta kendala yang dihadapi selama tahapan Pilkada 2024.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin, menekankan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk melihat kembali jalannya Pilkada dan mengidentifikasi berbagai aspek yang dapat diperbaiki ke depan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Apresiasi Sumbawa dan KSB Bangun Kerjasama Strategis

“Tahapan Pilkada 2024 merupakan perjalanan panjang. Melalui FGD ini, kita akan mengulas berbagai catatan penting dari pihak-pihak yang terlibat, sehingga bisa menjadi bahan perbaikan untuk pemilu berikutnya,” ujar Ady.

Dalam diskusi tersebut, KPU Kabupaten Bima menyoroti empat aspek utama dalam evaluasi Pilkada, yaitu:

1. Aspek Non-Tahapan, mencakup regulasi dan kebijakan terkait pemilihan.

2. Aspek Tahapan, menyoroti pelaksanaan dari awal hingga akhir proses Pilkada.

3. Aspek Kelembagaan, mengulas kinerja dan koordinasi penyelenggara pemilu.

4. Aspek Eksternal, membahas peran serta pemilih dan stakeholder lainnya.

Masukan dan saran yang disampaikan dalam diskusi ini akan menjadi bahan utama untuk menyusun laporan evaluasi dan rekomendasi perbaikan Pilkada selanjutnya.

Baca Juga :  Ruang Kreativitas Terbatas Memicu Peningkatan Pengangguran dan Kemiskinan di Bima-Dompu

“Kami berharap melalui FGD ini, kita bisa menemukan berbagai hal yang bisa ditingkatkan demi terciptanya pemilihan yang lebih baik dan demokratis,” tambah Ady.

Kegiatan ini berlangsung lancar dengan dipandu oleh Moderator Kasubag Rendatin KPU Kabupaten Bima serta menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Taufik Firmanto, Imran, SPd.I, SH, dan Yuddin Chandra Nan Arif, SH., MH.

Dengan adanya evaluasi menyeluruh ini, KPU Kabupaten Bima berharap proses demokrasi di masa mendatang semakin transparan, akuntabel, dan lebih baik lagi.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru