Ruang Kreativitas Terbatas Memicu Peningkatan Pengangguran dan Kemiskinan di Bima-Dompu

Avatar

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost.com, Mataram-Kurangnya ruang kreativitas bagi anak-anak muda sehingga memicu terjadinya pengangguran dan kemiskinan serta terjadinya tawuran di Provinsi NTB khususnya Bima dan Dompu.

Hal itu, disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB Marga Harun, SH, Senin 9 September 2024.

Sehingga, Pemerintah Daerah harus segera mengatensi dan merumuskan kebijakan untuk lebih fokus berorientasi program ke Anak-anak muda.

“Ruang untuk anak muda harus mendapatkan porsinya dan perhatian khusus oleh pemerintah daerah seperti olahraga, seni, Budaya dan aktivitas sosial masyarakat lainnya yang selama ini jarang mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, serta anak-anak muda yang jadi nelayan, Petani dan lain sebagainya,”terang Pria kelahiran Dompu ini.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Provinsi ini, menegaskan, anak muda adalah generasi yang spesial dengan energi besar dan kreatifitas tinggi. Sehingga mereka membutuhkan wadah yang tepat untuk menyalurkannya. Sayangnya, kata dia, lingkungan sekarang kurang kondusif bagi anak muda untuk mengembangkan diri dan mengeluarkan energi yang terpendam.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Nadirah di Rakerda KOPRI PMII Bali-Nusra: Totalitas Itu Kunci, Berorganisasi Harus Sepenuh Hati

Sehingga, Pihak melihat kondisi tersebut, akan mengambil peran dengan mengalokasikan sejumlah Anggaran aspirasi untuk pembinaan dan peningkatan kreativitas anak-anak muda.

“Insya Allah sebagai wakil rakyat saya memberikan fasilitas penunjang bagu UMKM, begitu juga dibidang olahraga, seni, pemuda wilayah pesisir yang jadi nelayan, serta kegiatan sosial anak muda lainnya. Insya Allah saya akan memaksimalkan dengan memfasilitasi kebutuhan penunjang mereka. Intinya lebih kepada pembinaan kreatifitas supaya anak muda yang vakum aktivitasnya supaya hidup. Artinya kita dorong bantu ruang anak muda supaya mereka lebih produktif dan dihargai,” paparnya.

Pileg 14 Februari lalu, politisi PPP itu mampu meraup suara 20.371. Suara tertinggi di Dapil VI. Katanya raihan suara itu tidak lepas dari perjuangan anak-anak muda setempat sehingga mengantarkan dirinya menjadi wakil rakyat.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Sekda Dompu Ngeluh Ke Pj Gubernur Karena Belum Mampu Atasi 4 Masalah Tahunan 

“Perjuangan kemarin tidak lepas dari anak anak muda. Bahkan pemilih kita itu tidak lepas dari anak anak muda. Makanya kami akan membina betul kelompok-kelompok anak muda ini,” paparnya.

“Ke depan kita akan genjot lebih kepada pemberdayaan sehingga ada ruang bagi anak muda mendistribusikan ruang kreativitas masing-masing,”tambahnya.

Menurutnya, program stimulus untuk memberikan ruang kreatifitas, baik tempat maupun aksesnya bagi anak muda di Bima-Dompu khususnya masih kurang. Hal ini, kata dia, harus menjadi perhatian serius pemerintah, terutama pemerintah daerah (pemda) sebagai pemegang otonomi daerah.

“Pemerintah harus lebih banyak menciptakan ruang kreatifitas, seperti sanggar tari, melukis dan menggambar serta olah raga sepakbola bola dan lain sebagainya,”bebernya.

 

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB