Kasus Tambang Ilegal Lombok-Sumbawa Mandek di APH: Diduga Dibekingi Penguasa, Istri Pejabat Turut Terlibat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana panas melanda Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Sejumlah massa dari Forum Rakyat (FR) mendatangi gedung kejaksaan untuk mempertanyakan nasib kasus dugaan perusakan lingkungan akibat tambang emas ilegal di Sekotong, Lombok Barat, dan Lantung, Sumbawa.

Lebih dari sekadar tambang ilegal, FR juga menyoroti dugaan korupsi besar-besaran yang melibatkan pejabat penting di NTB. Bahkan, mereka menuding ada “tangan-tangan kotor” pejabat yang membekingi para WNA China, yang diduga menjadi bos di balik tambang emas ilegal tersebut.

Kasus Mengendap, Kejaksaan Diduga Lamban

Ketua Forum Rakyat, Hendrawan Saputra, menyatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan kejaksaan terkesan jalan di tempat. Sejak mencuatnya kasus ini beberapa bulan lalu, tak ada perkembangan berarti.

“Ini sudah berbulan-bulan, tapi tidak ada kejelasan dari Kejati. Apakah mereka sengaja membiarkan kasus ini mengendap?,” tegas Hendra, Senin 17 Maret 2025.

Baca Juga :  Kepala BPN Lombok Tengah dan Tim Tim Appraisal Ditahan, Kasus Pembelian Lahan Sirkuit MXGP Samota Kian Terang

Pejabat Diduga Terlibat, Istri Pejabat Jadi Pemain?

Tak hanya berhenti pada dugaan pembiaran kasus, Forum Rakyat juga mengklaim memiliki bukti kuat bahwa istri salah seorang pejabat penting terlibat dalam perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menjalankan tambang ilegal tersebut.

“Kami yakin ada pejabat yang mengamankan mereka (WNA China). Tidak mungkin mereka berani beroperasi tanpa perlindungan orang dalam,” ujar Hendra.

Forum Rakyat Ancam Laporkan Pejabat ke KPK

Tak main-main, Forum Rakyat mengaku telah mengantongi nama pejabat yang diduga terlibat dan berencana melaporkannya ke KPK.

“Besok kami akan laporkan nama-nama pejabat yang terlibat. Kami tidak akan tinggal diam. Setelah laporan kami masuk, kami akan kawal sampai ada tersangka,” ancam Hendra dengan lantang.

Baca Juga :  Jalan Berlumpur Merenggut Nyawa Balita, Pemkab Bima Tanggapi Inpres Jalan Prioritas dan Aspirasi BRAIN

Kejati NTB: Kami Masih Tunggu Berkas

Sementara itu, pihak Kejaksaan Tinggi NTB melalui Humas Kejati, Efrien Saputra, berdalih bahwa mereka masih menunggu berkas dari penyidik Balai Lingkungan Hidup terkait dugaan perusakan lingkungan.

“Kami siap menindaklanjuti kasus ini setelah berkasnya kami terima. Untuk dugaan korupsi, kami persilakan siapa saja melapor, kami siap menerima,” ujar Efrien.

Akan Ada Tersangka? Forum Rakyat Siap Kawal

Kasus ini semakin memanas. Dengan tudingan keterlibatan pejabat, perlindungan terhadap WNA China, dan dugaan skandal besar, akankah kejaksaan berani menindak tegas para pemain besar di balik tambang ilegal ini?

Forum Rakyat memastikan mereka akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan hukum.

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru