KADIN Merajut Ekonomi NTT–NTB, Kadis Perdagangan NTB Dukung Pembukaan Rute Baru Lion Group

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit ekonomi timur Indonesia kian terbuka lebar. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bersama Lion Group resmi membuka rute penerbangan langsung NTT-NTB, yang diharapkan menjadi jalur emas bagi kebangkitan perdagangan, pariwisata, dan investasi di kawasan. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Jamaluddin, S.Sos., MT., menyambut langkah strategis ini dengan penuh optimisme, menyebutnya sebagai momentum penting untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi dua provinsi bertetangga itu.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jamaluddin, S.Sos., MT., turut hadir dalam Zoom Meeting bertema ‘KADIN Merajut Ekonomi NTT-NTB’ yang digelar pada Rabu (8/10). Diskusi ini menjadi momentum penting dalam menyambut pembukaan rute penerbangan langsung Waingapu-Lombok PP dan Tambolaka-Lombok PP oleh Lion Group.

Baca Juga :  Gempa Flores M7,7, NTB Gercep Kirim 55 Nakes dan 34 Ton Beras ke NTT

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai upaya mempererat konektivitas antara dua provinsi bertetangga, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus menggali potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui jalur transportasi udara yang lebih efisien.

Dalam forum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga perwakilan Lion Group, Kepala Dinas Perdagangan NTB menyampaikan dukungan penuh atas pembukaan rute baru tersebut. Menurutnya, peningkatan konektivitas udara akan menjadi katalisator pertumbuhan di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi di kawasan timur Indonesia.

“Kami menyambut baik langkah Lion Group dalam membuka rute penerbangan langsung ini. Ini bukan hanya soal kemudahan mobilitas, tetapi juga peluang besar untuk memperluas jaringan distribusi barang, membuka pasar baru, dan meningkatkan arus wisatawan antarprovinsi,” ujar Jamaluddin dalam keterangan yang diterima media ini.

Baca Juga :  Pansel Kecolongan, Meritokrasi Ternodai? Dewan Gerindra Desak Gubernur NTB Evaluasi Kepala DPMPTSP

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memanfaatkan momentum ini. Dengan kolaborasi yang solid, potensi ekonomi di NTB dan NTT dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perdagangan dan pariwisata, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi regional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Pembukaan rute penerbangan langsung ini diharapkan dapat mempererat hubungan ekonomi antarprovinsi, serta menjadi contoh sukses penguatan konektivitas dan integrasi ekonomi di kawasan timur Indonesia.

 

 

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru