Kabid SMK Dikbud NTB Hasil Mutasi Awal Tahun Kini di OTT Menjelang Akhir Tahun 2024

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 16:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dunia pendidikan di Nusa Tenggara Barat (NTB) tercoreng atas dugaan suap Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, berinisial AM.

Kronologi tertangkap tangan oleh Unit Tipikor Sat Reskrim Polresta Mataram, Rabu (11/12/2024). Dilakukan sesaat setelah AM diduga menerima uang tunai Rp50 juta dari seorang suplier bahan bangunan terkait proyek pengadaan di SMK 3 Mataram.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini menjadi bukti nyata keseriusan polisi dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli). Dalam penggerebekan, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan Rp50 ribu yang disimpan di tas, serta dua unit iPhone yang diduga terkait kasus tersebut.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara, melalui Kasat Reskrim AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., mengonfirmasi penangkapan ini. “Benar, kami menangkap seorang pegawai Dinas Pendidikan NTB dalam OTT. Ia diduga terlibat tindak pidana pemerasan atau pungutan liar terkait jabatan,” ujar AKP Regi.

Saat ini, AM menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Mataram. Penyidik terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Siapapun yang terbukti bersalah akan diproses sesuai hukum,” tambahnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras terhadap perlunya integritas dalam dunia pendidikan. Sektor yang seharusnya menjadi pilar pembentukan generasi muda justru dirusak oleh ulah oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab.

“Saya imbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan dugaan pungutan liar demi menciptakan lingkungan pelayanan publik yang bersih dan bebas dari korupsi,”pesannya.

Baca Juga :  NTB Dilirik Tiongkok, Wagub Umi Dinda Siapkan Karpet Merah Investor

Sebelumnya, Penjabat (Pj.) Gubernur NTB, Drs. Lalu Gita Ariadi memutasi pejabat di tingkat Pemprov NTB pada Senin, 25 Maret 2024 lalu.

Sebanyak 76 pejabat eselon III dan IV lingkup Pemprov NTB dimutasi kemarin. Salah satu yang mengalami pergantian, yaitu jabatan Kepala Bidang SMK Dinas Dikbud NTB.

Jabatan tersebut yang diisi oleh terduga Pelaku saat ini di OTT dengan inisial AM yang saat itu menggantikan MKI. Kini jelang akhir tahun AM di OTT Polresta Mataram.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru