Harganas 2024, Momentum NTB Perkuat Komitmen Keluarga Turunkan Angka Stunting

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Dr Hasanuddin mengatakan penyelenggaraan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-31 tahun 2024 ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat komitmen dalam penguatan peran keluarga untuk percepatan penurunan stunting.

Hal tersebut disampaikan Pj. Gubernur Hassanudin pada puncak peringatan HARGANAS ke-31 tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Lombok Timur pada Senin, 29 Juli 2024.

Di tahun 2024, melalui program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga Kependudukan Keluarga Berencana), yang disinergikan dengan Posyandu Keluarga dapat mendukung kelanjutan balita yang sehat, cerdas dan unggul.

Pj. Gubernur Hassanudin mengajak seluruh pihak berperang melawan stunting, dengan meningkatkan asupan gizi dan status kesehatan ibu dan anak. Melalui inisiatif ini diharapkan masyarakat NTB menjadi bermartabat tanpa ada kesenjangan.

“Dengan pertumbuhan yang seimbang, maka pintu bonus demografi semakin terbuka lebar dan dimanfaatkan untuk tujuan pembangunan,”ungkapnya.

Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024, sangat relevan untuk menyiapkan generasi emas yang memiliki daya saing.

Baca Juga :  Bupati Dompu Resmikan 'Ruang Selamatkan Nyawa' untuk Bayi dan Anak di RSUD Dompu

Selain itu, Pj Gubernur Hassanudin menyampaikan apresiasi kepada keluarga BKKBN dalam memajukan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga Berencana (Bangga Kencana).

“Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus menumbuhkan harapan bahwa NTB mampu menciptakan SDM yang unggul, berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ditambahkan Pj Gubernur, perlu disadari tidak ada seorang pun yang boleh tertinggal pada akses layanan dasar, dan perlindungan sosial sehingga SDM ini menjadi kekuatan menyongsong NTB emas 2045.

“Kita yakinkan tidak ada seorang pun yang tertinggal, seperti target pencanangan polio 95 persen, tetapi harus 100 persen bila belum terpenuhi maka tentu harus jemput bola agar pencanangan polio memenuhi target,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Lombok Timur, M. Juani Taufik, komitmen pemerintah kabupaten Lombok Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan puncak peringatan Harganas ke-31 tingkat Provinsi NTB, menjadi penyemangat untuk mengejar ketertinggalan khususnya pembangunan di SDM.

“Kita memahami membangun non fisik jauh lebih berat dan kompleks dari pembangunan yang bersifat fisik,” jelasnya.

Baca Juga :  Cek Data Pemilih, KPU NTB Pastikan Tak Ada Nama 'Batman' atau 'Upin Ipin'

Ditambahkan Pj Bupati Lombok Timur, dalam Harganas ke-31 Pemkab Lombok Timur telah melaksanakan 11 program diantaranya sosialisasi metode kontrasepsi jangka panjang bagi laki-laki dan perempuan, pelayanan untuk calon pengantin, edukasi gizi untuk mencegah anemia bagi remaja, pencegahan usia perkawinan anak, workshop duta genre Desa dan Kelurahan, seminar kelas untuk orangtua hebat dan lain sebagainya.

“Pada puncak peringatan Harganas ke-31 ini, mohon Pj Gubernur untuk meresmikan gelar dagang yang diikuti oleh semua perwakilan kabupaten/kota, untuk saling tukar menukar komoditi unggulan masing-masing, sehingga persaudaraan masyarakat NTB melalui Harganas ini semakin mantap,” pungkasnya

Disebutkan Pj Bupati Lombok Timur, salah satu tema Harganas ke-31 adalah “Kembali ke Meja Makan” karena Lombok Timur memiliki kearifan lokal makan bersama melalui dulang.

“Lombok timur memiliki Desa Budaya yaitu Pengadangan, kita tidak siapkan prasmanan bagi tamu undangan melainkan 700 dulang dikirimkan dari Desa Pengadangan,” pungkasnya.

Mari sukseskan peringatan HARGANAS ke-31 tahun 2024, untuk mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas.

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru