Hadi Gunawan Tantang Politik Uang: Kemenangan Jangan Hanya Milik yang Punya Duit

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 21:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hadi Gunawan Saat Menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi Bersama 10 DPC Partai Demokrat se-NTB di Hotal Astoria, Mataram

Hadi Gunawan Saat Menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi Bersama 10 DPC Partai Demokrat se-NTB di Hotal Astoria, Mataram

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Mantan Kapolda NTB, Irjen Pol Purn Hadi Gunawan, membawa gagasan berbeda saat menyatakan ketertarikannya bergabung dengan Partai Demokrat.

Hadi Gunawan menyoroti mahalnya biaya Politik yang dinilainya berpotensi mendorong terjadinya praktik Korupsi. Ia bahkan mengaku telah menyiapkan strategi untuk menekan Politik Uang dalam kontestasi Politik di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Hadi, Politik seharusnya tidak hanya memberikan peluang kepada mereka yang memiliki kekuatan finansial.

“Biaya Politik yang mahal menyebabkan terjadinya banyak Korupsi,” kata Hadi Gunawan Calon Ketua DPD Demokrat NTB dalam acara Silaturrahmi dan Kosolidasi dengan Ketua DPC Demokrat se- Kabupaten/ Kota NTB, mengutip gagasan yang pernah ditulisnya ketika mengikuti Lemhannas. Selasa (15/9/2026) malam.

Ia mengatakan, persoalan tersebut pernah menjadi bahan kajian yang diuji oleh sejumlah Profesor saat dirinya mengikuti Pendidikan di Lemhannas.

“Saya coba mau menerapkan Teori yang Kita sudah bangun. Apakah itu bisa menyempurnakan Demokrasi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Hadi menilai praktik Politik Uang harus ditekan agar Masyarakat memiliki kesempatan memilih berdasarkan Integritas dan Niat membangun Daerah.

“Coba Kita wujudkan di Nusa Tenggara Barat ini supaya tidak terlalu besar, lah, terlalu ramai,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Najmul Akhyar Lantik 58 Pejabat, Pesan Tegas Soal Amanah dan Kinerja

Ia menilai selama Politik ditentukan oleh kekuatan Uang, Orang yang memiliki Integritas dan Niat membangun Daerah bisa kehilangan kesempatan.

“Kemenangan itu bukan hanya di saat ini yang terjadi adalah yang Punya Duit. Sehingga Orang yang punya integritas, punya Niat untuk membangun Daerah Kita akhirnya tidak dapat dipilih karena situasinya seperti itu,” ujarnya.

Karena itu, Hadi mengaku telah menyiapkan strategi untuk mengurangi Praktik Politik Uang. “Saya sudah ada strategi untuk mengurangi kegiatan money Politik dan ada teori-teori yang lain nanti akan kita sampaikan,” katanya.

Gagasan tersebut mendapat respons Positif dari sejumlah Ketua DPC Demokrat. Ketua DPC Demokrat Kota Mataram, Hj. Sinta Primasari, menilai gagasan Hadi mengenai Politik Uang relevan dengan Kondisi Politik saat ini.

“Visi-Misi Bapak tadi saya dengar tentang strategi money Politik yang harus Kita tekan karena memang Kita tahu sekarang Masyarakat cukup Pragmatis. Nah, ini Saya sangat menerima Visi Misi Bapak,” ujarnya.

Menurut Sinta, gagasan tersebut dapat menjadi masukan bagi Demokrat dalam menghadapi Pemilu 2029.

Sementara itu, Hadi Gunawan menegaskan alasan lain dirinya memilih Demokrat adalah karena melihat Partai tersebut sebagai Organisasi yang menjalankan Prinsip Demokrasi.

Baca Juga :  Di Saat Tokoh NTB Hadir di Mandalika, Ummi Rohmi Kunjungi Warga Terpencil

“Saya tertarik di sini karena Demokrat itu Saya punya keyakinan bahwa segala sesuatunya berdasarkan Demokrasi. Pemilihan dan sebagainya itu berdasarkan Demokrasi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan sebagai modal utama membangun Organisasi. “Yang pertama menjadikan Kita kuat itu adalah kekompakan. Di manapun Negara manapun, Organisasi apapun, kalau di dalamnya tidak terjadi kekompakan itu tidak akan kuat,” ujarnya.

Hadi mengatakan, setelah kekompakan terbentuk, Partai harus menyusun strategi jangka panjang.

“Baru setelah kompak itu kita menyusun rencana Kita ke depan, baik 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan dan sebagainya,” katanya.

Bagi Hadi, bergabung dengan Partai Politik bukan sekadar mengejar jabatan. Ia mengaku tetap ingin berkontribusi terhadap kesejahteraan Masyarakat NTB setelah pensiun dari Kepolisian.

“Sekarang pensiun tetap saya berjuang untuk membantu Masyarakat Kita untuk meningkatkan Kesejahteraannya, itu yang utama,” ujarnya.

Ia mengaku akhirnya memilih Demokrat setelah mendapat dorongan dari kalangan Media yang menilai pengaruh Seseorang setelah pensiun akan berbeda jika tidak memiliki Jabatan dan Wadah Politik.

“Makanya harus bapak minimal memegang jabatan salah satu Partai. Alhamdulillah karena saran dari teman-teman Media saya akhirnya memilih Demokrat sebagai Rumah Saya,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Miq Iqbal Bosan Lihat UMKM Itu-Itu Saja, Pembinaan di NTB Diminta Lebih Inovatif
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB