Gubernur Iqbal Tegaskan Pemimpin Masa Depan Harus Cerdas 3 in 1: Intelektual, Emosional, Spiritual

Avatar

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengajak para santri Ma’had Nahdlatul Wathan (NW) Anjani untuk menjadi generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual.

Menurutnya, di era modern yang penuh tantangan, kecerdasan intelektual semata tidak lagi cukup untuk menjadi pemimpin dan pembimbing umat.

“Jadi cerdas secara intelektual saja tidak cukup. Hari ini, kalau ingin memimpin bangsa, mengarahkan umat, dan sukses, maka yang dibutuhkan bukan hanya kecerdasan intelektual, tapi juga kecerdasan emosional dan spiritual,” ujar Gubernur Iqbal dalam sambutannya pada Adz-Dzikrol Hauliyyah ke-60 Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits Al-Majidiyyah Asy-Syafi’iyyah Nahdlatul Wathan Anjani, Senin (6/10).

Gubernur menjelaskan, zaman telah berubah dengan cepat. Dahulu, orang yang cerdas secara akademik mudah menjadi pemimpin, pejabat, atau orang sukses. Namun kini, kemajuan teknologi telah membuat hampir semua orang memiliki akses pengetahuan yang sama.

Baca Juga :  Gubernur NTB Sidak Terminal Mudik, Dua Kondektur Ketahuan ‘Ngebut’ Pakai Sabu Sebelum Berangkat

“Sekarang informasi apapun yang ingin kita ketahui bisa kita tanya di Google,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, yang membedakan manusia satu dengan yang lain bukan lagi sekadar pengetahuan, melainkan kemampuan mengendalikan diri dan menjaga keseimbangan hati.

Ia menegaskan bahwa kecerdasan emosional bersumber dari keimanan, sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Fath, bahwa ciri orang mukmin adalah hati yang tenang.

“Artinya, seorang mukmin itu cerdas secara emosional, karena ia mampu mengendalikan diri dan mengontrol hatinya,” ungkapnya.

Gubernur Iqbal pun menilai bahwa santri memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak kalangan lain yakni mereka belajar ilmu dunia sekaligus menanamkan nilai-nilai iman dan spiritualitas.

“Inilah kelebihan santri dan santriwati, mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga emosional dan spiritual,” ucapnya penuh kebanggaan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Bongkar Rahasia Kekuasaan: Tanpa Kritik, Potensi Korupsi Tak Terbendung

Ia berharap, para santri dan alumni Ma’had NW Anjani dapat menjadi pemimpin umat dan pembawa pencerahan, yang menuntun masyarakat keluar dari berbagai bentuk keterpurukan moral maupun ekonomi.

Lebih jauh, Gubernur menyoroti kondisi umat Islam di Indonesia yang jumlahnya mayoritas, namun masih tertinggal secara ekonomi.

“Umat Islam jumlahnya paling banyak di Indonesia, tapi secara ekonomi masih berada di lapisan bawah. Karena itu, menjadi kewajiban kita untuk bersama-sama membangun, memberdayakan, dan mencerahkan umat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan doa dan harapan agar seluruh santri dan warga Nahdlatul Wathan terus menebarkan nilai Islam yang membawa rahmat bagi semesta.

“Saya menaruh harapan dan berdoa, insyaallah kita semua menjadi kelompok yang menyebarkan rahmat Allah, Rahmatan lil Alamin, Islam yang mencerahkan dan menyejukkan,” tutupnya.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru