Gubernur Iqbal ‘Nyetrum’ Unram: Kalau Bali Punya Pantai, NTB Punya Energi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, kembali mencuri perhatian publik lewat pidato Berenergi Tinggi di hadapan Civitas Akademika Universitas Mataram (Unram). Dalam momentum Dies Natalis ke-63 Unram, memaparkan gagasan besar pembentukan Golden Triangle Bali-NTB-NTT sebagai poros baru pembangunan kawasan kepulauan Indonesia Timur.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memaparkan gagasan besar pembentukan ‘Golden Triangle’ kerja sama strategis antara Bali, NTB, dan NTT untuk membangun satu kawasan regional kepulauan yang kuat, terintegrasi, dan berdaya saing global.

Dalam orasinya di Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-63 Universitas Mataram (Unram), Rabu (5/11), Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Unram harus tampil sebagai motor ilmu pengetahuan dan inovasi dalam mewujudkan paradigma baru pembangunan kawasan kepulauan tersebut.

Acara bergengsi itu turut dihadiri oleh Plt. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, serta Rektor Unram, Bambang Hari Kusumo, bersama jajaran civitas akademika.

“Saya baru bertemu Gubernur Bali dan NTT untuk membahas arah kerja sama ke depan. Saya usulkan dua pendekatan, yaitu integrasi dan kerja sama. Apa yang akan diintegrasikan? Ada tiga hal,” ujar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Senator Mirah Ajak Wujudkan Kepemimpinan Berbasis Pancasila: Jangan Sekadar Dihafal, Tapi Diamalkan

Pertama, Integrasi Energi.

“Tiga provinsi akan kita dorong membangun sistem dari NTT sampai ke Bali, sehingga Bali tidak perlu produksi EBT. Cukup NTB-NTT karena memiliki radiasi matahari paling kuat,” jelasnya.

Kedua, integrasi konektivitas lewat penguatan jalur transportasi laut, darat, dan udara.

Ketiga, integrasi sektor pariwisata untuk membangun branding bersama sebagai kawasan destinasi unggulan di Indonesia timur.

Lebih jauh, ketiga provinsi juga sepakat mengusung Rancangan Undang-Undang Provinsi Kepulauan sebagai upaya memperjuangkan keadilan fiskal dan administrasi bagi daerah-daerah kepulauan. “Paradigma pemerintahan kita masih negara daratan, belum menjadi negara kepulauan. Kita ingin konsep ini diakui dari sistem keuangan, pemerintahan, dan administrasi, karena kita sebagai pulau-pulau kecil hidup dari laut,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menantang Universitas Mataram untuk menjadi Center of Excellence dalam riset dan kebijakan pembangunan maritim.

“Saya menaruh harapan kepada Universitas Mataram, mari kita sama-sama membangun paradigma kepulauan bahwa kita adalah provinsi kepulauan,” ajaknya penuh semangat.

Baca Juga :  NTB Dorong Percepatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Peternak Nantikan Pabrik Pakan Dan Parent Stock

Gubernur juga menyoroti isu kemiskinan struktural yang masih membelit NTB sebagai tantangan besar bagi dunia akademik dan pemerintah.

“Di usia menjelang 67 tahun, Provinsi NTB belum keluar dari daftar 12 provinsi termiskin. Kemiskinan struktural yang terjadi harus sama-sama kita pikirkan dengan pendekatan multidimensi,” ujarnya lugas.

Mengawali sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan selamat ulang tahun ke-63 untuk Unram serta apresiasi atas kontribusi besar kampus tersebut terhadap pembangunan daerah.

“Saya ingat dalam sebuah film fiksi bahwa setiap bencana alam diawali dari pemerintah yang mengabaikan para ilmuwan. Saya tidak ingin menjadi pemerintah yang mengabaikan ilmuwan,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menutup dengan pesan inspiratif agar hasil riset dan inovasi Unram tidak berhenti di menara gading kampus, tetapi memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Ilmu dan inovasi Unram harus menjadi cahaya bagi rakyat, bukan hanya angka dalam laporan akademik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB