Gubernur Iqbal: Notaris dan PPAT Pintu Masuk Investor, Harus Dilindungi Hukum dan Proaktif Sambut Investasi NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memegang peran strategis sebagai pintu masuk investor di daerah. Dalam seminar penguatan perlindungan hukum bagi Notaris dan PPAT, Rabu (1/10), Gubernur Iqbal menekankan pentingnya perlindungan hukum dan pelayanan proaktif agar NTB mampu menarik minat investasi asing secara maksimal.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membuka secara resmi Seminar bertajuk “Penguatan Sistem dan Mekanisme Perlindungan Hukum bagi Notaris dan PPAT sebagai Pejabat Umum dalam Melaksanakan Jabatan”, Rabu (1/10). Kegiatan yang digelar di Ballroom Selaparang Hotel Lombok Raya, Mataram, itu dihadiri para Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dari seluruh NTB.

Baca Juga :  ‘IPR Jadi Bara Panas di NTB,’ Demo Pro-Legal vs Laskar NTB Nyaris Bikin Kantor Gubernur Jadi Arena Gladiator

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang ramah bisnis dan berorientasi pada pelayanan proaktif, terutama dalam rangka menarik minat investasi asing.

Ia menekankan bahwa pejabat publik dituntut mampu memberikan layanan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan investor.

“Aktif saja tidak cukup, sekarang kita harus proaktif. Kita harus tahu apa yang dibutuhkan oleh investor-investor ini. Sebelum mereka minta, kita datang menawarkan dengan baik-baik. Itu prinsipnya,” tegas Gubernur.

Baca Juga :  Surga Tambang, Neraka Kemiskinan! Akademisi Unram Ungkap Wajah Buram Tambang NTB

Lebih jauh, Gubernur menyoroti posisi strategis Notaris dan PPAT yang kerap menjadi pintu masuk pertama bagi investor di NTB.

“Besok kalau ada salah satu investor asing datang di NTB, maka yang pertama didatangi adalah Notaris. Mulai dari mendirikan badan usahanya, urusan OSS-nya, sampai nanti urusan pertanahannya,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan perlunya perlindungan hukum, peningkatan kualitas layanan, serta profesionalisme Notaris dan PPAT agar mampu menopang iklim investasi yang sehat dan berdaya saing di NTB.

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB