Fee Proyek DAK Lewat PT Titik Temu Disinyalir Untuk Kepentingan Pilkada, Menyeret Sekda NTB, PPK Hingga Tim Transisi Iqbal-Dinda

Avatar

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Nusa Tenggara Barat (APPM NTB) angkat bicara soal aliran DAK.

Koordinator APPM NTB Fadil mengungkapkan, fee proyek Aliran Dana Alokasi Khusus (DAK) mengalir ke PT Titik Temu itu miliaran rupiah yang diperoleh dari Kontraktor yang ingin mengerjakan proyek DAK.

“Kontraktor mentransfer fee proyek DAK Dikbud itu atas nama PT Titik Temu. hasil temuan menggunakan sejumlah rekening atas nama perusahaan PT Titik Temu. Totalnya miliaran rupiah. Lewat PT Titik Temu para kontraktor setor untuk bisa mendapatkan pekerjaan proyek DAK,”ungkap Fadil, kepada media ini. Senin (27/01/2025) malam.

Setelah terkumpul, sambung Fadil, uang tersebut digunakan tim relawan Sekda NTB Gita Ariadi untuk kepentingan Pilkada. Tim ini dibentuk untuk mendorong Pak Sekda NTB masuk sebagai kandidat calon Gubernur yang didalamnya terdiri dari sejumlah tokoh dan pemuda di NTB.

Baca Juga :  Wagub Umi Dinda Bongkar Potensi Besar Lombok Barat dan Sentil Bahaya Narkoba

“Dari uang tersebut itulah dipakai biaya lembaga survei, untuk biaya lobi-lobi Partai dan lain sebagainya,”terangnya.

Rupanya, Kata Fadil, pusaran mafia DAK ini tidak hanya melibatkan Sekda NTB, PT Titik Temu dan PPK Dikbud, Proyek DAK ini juga menyeret anggota tim transisi Gubenur dan Wakil Gubernur NTB terpilih Iqbal- Dinda.

“Selain sekda NTB, PT Titik Temu dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), proyek ini juga menyeret anggota tim tim transisi Iqbal-Dinda. Makanya kita minta APH segera panggil Sekda NTB, PPK dan PT Titik Temu. Nanti apa yang kami sampaikan akan terjawab dengan sendirinya saat pihak APH serius usut tuntas soal DAK ini,”bebernya.

Baca Juga :  Bendungan Tanju Dompu Telan Rp124 Miliar, Air Belum Optimal, Menteri PU Buka Suara

Kenapa anggota tim transisi Iqbal-Dinda ini terlibat?, karena sebelum jadi tim inti pemenangan Iqbal-Dinda merupakan anggota tim pemenangan Sekda NTB Gita Ariadi.

“Karena Pak Sekda NTB gagal mendapatkan tiket maju di Pilgub NTB, anggota tim tersebut beralih dukungan ke Iqbal-Dinda,”ungkapnya.

Terkait nama tersebut, pihaknya enggan membeberkan untuk saat ini.

“Nantilah. Orangnya itu siapa saja di tim transisi Iqbal-Dinda, termasuk nama-nama di perusahaan PT Titik Temu kita akan sampaikan ke APH,”terangnya.

“Sejumlah barang bukti sudah kita kantongi. Tinggal kita tunggu waktu yang tepat untuk laporkan secara resmi ke APH maupun ke KPK RI. Ya mohon bersabar. Tunggu aja. Nanti kita infokan ke teman- teman wartawan,”tutupnya.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 452 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru