DPRD Soroti Ruas Jalan NTB Tanpa Fasilitas Keamanan, Setiap Hari 1 Orang Meninggal Karena Kecelakaan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram –Ruas jalan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai kurang memperhatikan aspek keamanan, meskipun pembangunannya mencapai 80 persen.

Juru bicara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB H Bukhori Muslim membeberkan, pembangunan infrastruktur hingga tahun 2023 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibangun 934,55 KM jalan Negara dan 1484,43 KM jalan Provinsi. Kemantapan jalan Provinsi tahun 2021 mencapai 80% lebih. Sementara, pemantapan jalan nasional telah mencapai 96,96%.

“Meskipun jalan Provinsi yang terbangun telah memiliki kemampuan jalan diatas 80% namun untuk fasilitas keselamatan jalan masih sangat minim bahkan dibeberapa ruas jalan profesi saat ini belum memenuhi kebutuhan minimum fasilitas keselamatan Jalan hal ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan berlalu lintas Provinsi Nusa Tenggara Barat,”kata Bukhori Muslim, saat menyampaikan tanggapan DPRD NTB di Rapat Paripurna masa sidang IV DPRD Provinsi NTB tetang Laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi NTB atas hasil Pembahasannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi NTB – Hj. Baig Isvie Rupaeda, S.H., M.H. Rabu 17 Juli 2024.

Baca Juga :  Kader PPP di NTB Jadi Tersangka Pemalsuan Ijazah, Diancam 8 Tahun Penjara

Lebih lanjut Bukhori menuturkan, Provinsi NTB saat ini, menduduki posisi ke-14 untuk review fasilitas kecelakaan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Ini Maksud Abah Uhel Rela Kerjasama Mendampingi Bang Zul di Pilgub NTB 2024

“Berdasarkan data Polda NTB bahwa setiap hari ada satu sampai dua orang meninggal di jalan akibat kecelakaan,”katanya.

Selain itu, Bukhori menuturkan jumlah kecelakaan lalu lintas di NTB yang terjadi selama 3 tahun terakhir. Sebanyak 1813 kecelakaan pada tahun 2020, dan 1.266 pada tahun 2021, sementara pada tahun 2022 meningkat dari tahun sebelumnya dengan jumlah 1376 kecelakaan.

“Oleh karena itu perlu percepatan pemenuhan fasilitas keamanan jalan menjadi hal yang sangat penting, sehingga Badan anggaran mendorong pemerintah Provinsi NTB untuk memberikan dukungan anggaran yang memadai,”terangnya.

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Berita Terbaru