Diduga Terjadi Praktek KKN, ARM NTB Gedor RS Mata

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARM NTB Saat Menggelar Aksi Didepan Kantor Rumah Sakit Mata Provinsi NTB

ARM NTB Saat Menggelar Aksi Didepan Kantor Rumah Sakit Mata Provinsi NTB

Sumbawapost.com, Sejumlah pemuda dan masyarakat di NTB yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM NTB) menggelar aksi di depan Rumah Sakit MATA terkait dengan adanya tindakan Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) di Kota Mataram.
“Adanya dugaan masalah penggunaan REK perseorangan Dirut RS MATA pada kegiatan bansos dan lebih mirisnya lagi beberapa laporan ke inspektorat tentang JASPEL yang sudah di bayarkan sejak Oktober-Desember dan nominal yang di kirimkan ke inspektorat ternyata berbeda dengan apa yang terjadi di lingkungan RS MATA ini yang kami sayangkan, ucap Korlap aksi arya dalam orasinya, Senin (3/6/2024).
Sedangkan Koordinator Umum (Kordum) aksi juan menyampaikan resa kekecewaannya dengan sikap yang ditunjukkan petinggi rumah sakit Mata saat aksi.
“Kami kecewa terhadap Dirut RS MATA yang enggan menemui kami masa aksi padahal dia di dalam ruangannya, RS MATA ini banyak keganjalan yang kami temui,” ungkapnya.
Dalam tuntunannya massa aksi menyampaikan;
1. dugaan KKN pada kegiatan bansos di RS MATA menggunakan rekening perorangan DIRUT RS MATA
2. Adanya keganjalan penentuan JASPEL yang tidak melalui mekanisme yang ada
3. Adanya dugaan JASPEL pegawai tidak menerima JASPEL selama 8 bulan
4. Adanya dugaan Dirut RS MATA mengintimidasi pegawai dan karyawan yang berani bersuara terkait kebijakan Dirut RS MATA
5. Adanya dugaan korupsi pada bendahara penerima pasien umum dari thn 2021-2023.
Baca Juga :  Pendaftaran Ditutup, Panasnya Bursa Ketua Asprov PSSI NTB Resmi Dimulai, Semua Calon Siap Tarung di Kongres 21 Desember

Berita Terkait

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan
Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB
Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya
DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar
PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan
Ketua DPRD Isvie Rupaeda: Kebangkitan Nasional Jangan Berhenti Jadi Seremoni, NTB Harus Bangkit dari Kemiskinan hingga Krisis Moral
Menteri Ara Puji Terobosan BSN di NTB, Kredit Rumah Kini Lebih Berpihak ke Rakyat Kecil
Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:10 WIB

Ketua Badko HMI Bali-Nusra Sentil Fenomena Banjir Pujian untuk Sari Yuliati: Rakyat NTB Butuh Bukti, Bukan Sekadar Tepuk Tangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Isvie Pasang Badan untuk Sari Yuliati: Jangan Hapus Jejak Pengabdian yang Sudah Dirasakan Rakyat NTB

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:49 WIB

Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:45 WIB

DPRD NTB Sahkan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi, Potensi PAD Bertambah Rp160 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:03 WIB

PBB NTB Datangi KPU, Dinamika Kepengurusan hingga Aturan Baru Pemilu 2029 Jadi Sorotan

Berita Terbaru