Danrem 162/WB: Sinergi Tokoh dan Aparat Jadi Kunci Stabilitas NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjsaul Arief, S.Sos., menegaskan bahwa kekuatan sinergi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan adalah fondasi utama menjaga stabilitas Nusa Tenggara Barat.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara silaturahmi strategis yang digelar Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Sabtu (30/08/25). Pertemuan ini mempertemukan seluruh unsur penting daerah, mulai dari jajaran TNI/Polri, pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga akademisi.

Acara tersebut menjadi momen krusial pasca-terjadinya aksi anarkis di beberapa titik wilayah NTB. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Moch. Sjsaul Arief menegaskan perlunya kebersamaan menghadapi potensi gangguan keamanan.

“Situasi yang kita hadapi saat ini adalah situasi nasional. Namun, yang utama adalah bagaimana kita mengamankan daerah atau kampung kita sendiri,”pesan Brigjen TNI Moch. Sjsaul Arief.

Ia menegaskan bahwa TNI tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dibutuhkan untuk menciptakan kondisi NTB yang damai dan kondusif.

“Oleh karena itu, saya memohon kerja sama dan bantuan dari para tokoh. Mari kita bersama-sama bekerja sama agar NTB ke depan aman dan semakin maju,” tambahnya.

Pertemuan ini dihadiri sekitar 80 tokoh penting di NTB, termasuk Wakil Gubernur, para bupati dan wali kota, rektor perguruan tinggi, serta pemuka agama. Dari forum ini, lahir kesepakatan bersama untuk menolak segala bentuk aksi kekerasan dan unjuk rasa anarkis.

Para tokoh juga diajak aktif menyebarkan pesan damai melalui berbagai kanal, seperti mimbar masjid, media sosial, dan komunitas lokal. Tak hanya itu, para pemuka agama dan akademisi diminta meningkatkan edukasi wawasan kebangsaan kepada santri dan mahasiswa. Langkah ini dianggap penting untuk membangun semangat cinta tanah air dan mencegah provokasi isu-isu yang memecah belah masyarakat.

Baca Juga :  Kirain Jualan Skincare, Eh Ternyata Dagang Sabu! Wanita Wiraswasta Kota Bima Kena OTT Babinsa dan Intel Kodim

Brigjen TNI Moch. Sjsaul Arief menekankan, kondusivitas keamanan adalah syarat utama percepatan pembangunan NTB. Dengan sinergi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat, roda ekonomi diharapkan bisa berputar lebih cepat, terutama setelah dinamika Pilkada dan Pemilu.

“Jika keamanan kita terjaga, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan berjalan lancar tanpa hambatan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru