Belum Ada Penantang Serius Bagi BangAbah di Pilgub NTB 2024

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“ZulUhel Vs Peti Kosong”

Doktor Zulkieflimansyah salah satu politisi yang memiliki gaya politik yang hampir mirip seperti Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, disini saya tidak membandingkan doktor Zulkieflimansyah dengan sang revolusioner dunia nabi besar Muhammad Shalallahu alaihi wasallam tetapi saya melihat gaya beliau yang tidak banyak bicara tatapi memiliki kemampuan komunikasi dan diplomasi politik yang apik.

Beliau ini tau persis langkah yang harus dilakukan dan bidak mana yang di jalankan duluan, seakan-akan dalam kepala beliau sudah ada sketsa taktik yang sudah digambarkan, layaknya Leonel Messi dalam pergerakan bermain tanpa bola, ia tahu kemana ia harus berdiri dan menerima umpan untuk mencetak golnya.

Kita lihat dan perhatikan, saat orang-orang sibuk memainkan isu perpecahannya dengan Hj Rohmi, Doktor Zulkieflimansyah justru fokus menaikan elektabilitas dirinya di pulau lombok ia lakukan karena sadar bahwa ia kurang kekuatan di lombok. Saat waktu yang terjadi perpisahan elektabilitas doktor Zulkieflimansyah sudah melebihi calon lainnya “menurut survei“.

Baca Juga :  3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah

Disaat yang lain sibuk dengan menghadang doktor Zulkieflimansyah melalui partai-partai di saat itu doktor ahli politik ini mendeklarasikan dirinya maju bersama H. Suhaili (abah uhel). Nah lagi-lagi disaat yang lain sibuk dengan mencari calon pasangan dan menaikan elektoral justru doktor Zulkieflimansyah menempuh lorong gelap menembus setiap dewan pimpinan pusat partai melakukan diplomasi untuk meminang partai mereka.

Pada akhirnya lorong gelap itu menemui cahayanya dengan berlabuhnya partai berlambang bintang mercy ke pelukannya, dimana partai ini memberikan kepercayaan berupa mandat kepada salah satu calon lainnya. Pada tahap ini kepiawaiannya terbukti dalam memainkan keadaan menciptakan peluang dirinya, inilah seni berpolitik yang di tunjukan oleh seorang anak desa yang dianggap sepele oleh sekelompok politisi lokal NTB.

Baca Juga :  Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Melihat situasi politik saat ini, ada kemungkinan doktor Zulkieflimansyah sudah sangat paham dengan peta politik dan bahkan beliau sudah menggiring situasi ke arah yang beliau inginkan, artinya sejak awal bang Zul sudah mengatur situasi ini sehingga para penantang zul-uhel terjebak dalam permainan yang sudah beliau ciptakan. Semua penantang seakan terlihat tidak pernah serius melawan doktor Zulkieflimansyah itu yang saya lihat dan amati.

Berbagai langkah dilakukan oleh kelompok penantang ini terpatahkan begitu saja, mulai dari menjegal doktor zul kembali berpasangan dengan Hj. Rohmi hingga memainkan isu miring atau black Champaign semua telah terbantahkan.

Jika semua itu telah dilakukan dan semua terpatahkan maka pada Pilgub NTB kali ini akan terjadi sejarah baru yaitu ZulUhel vs Peti kosong.

Ujung Senja Pantai Kute

SyahArdi
Ketua Umum Relawan Garda Depan BangAbah

Berita Terkait

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Berita Terbaru