Bawaslu Serahkan Dana Kerohiman untuk Keluarga Ketua Bawaslu Dompu dan Tenaga Pendukung yang Wafat, Tangis Haru Iringi Prosesi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Dana Kerohiman Kepada Keluarga Ahli Waris Almarhumah Ketua Bawaslu Dompu, Swastari Haz, dan kepada keluarga Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB.

Penyerahan Dana Kerohiman Kepada Keluarga Ahli Waris Almarhumah Ketua Bawaslu Dompu, Swastari Haz, dan kepada keluarga Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram – Bawaslu Provinsi NTB menggelar penyerahan dana kerohiman kepada keluarga ahli waris almarhumah Ketua Bawaslu Dompu, Swastari Haz, dan kepada keluarga Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB.

Penyerahan Dana Kerohiman Kepada keluarga Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga Pendukung Bawaslu Provinsi NTB

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Bawaslu se-Indonesia, hasil kontribusi dari seluruh jajaran Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota di seluruh tanah air serta Ibu PKK Bawaslu. Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu NTB, Jalan Udayana, Kota Mataram, Sabtu (20/12/2025), dan dihadiri Ketua Bawaslu kabupaten/kota se-NTB, serta Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (P2H) Bawaslu.

Ketua Bawaslu NTB, Itratip, menyampaikan ungkapan belasungkawa sekaligus penghormatan mendalam kepada almarhumah Swastari Haz dan Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB. Menurutnya, almarhumah dan Almarhum adalah sosok teladan yang sangat profesional, berintegritas, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas Pengawasan Demokrasi.

“Almarhumah Ketua Bawaslu Kabupaten Dompu Swastari Haz  dan Almarhum Lalu Fahrurroziki, tenaga pendukung Bawaslu Provinsi NTB bukan hanya kolega kerja, tetapi sahabat dan mitra yang sangat baik. Kami benar-benar kehilangan sosok yang kualitasnya tidak diragukan dalam mengawal Pesta Demokrasi,” ucap Itratip. Dana kerohiman Almarhumah Swastari Haz diterima langsung oleh anak Almarhumah dengan didampingi keluarga dan untuk Almarhum Lalu Fahrurroziki diterima oleh sang istri.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Dompu Tidak Melayani Wartawan Lewat HP 

Itratip menegaskan, bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana kolektif dari seluruh unsur Bawaslu di Indonesia.

“Semoga dana ini dapat sedikit meringankan beban keluarga. Meskipun nilainya tidak sebanding dengan kehilangan nyawa seseorang, kami akan terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Hadir pula Anggota Bawaslu RI, Dr. Puadi, S.Pd., MM., Bidang Penanganan Pelanggaran dan Data dengan didampingi Ibu PKK. Ia yang menegaskan bahwa kehadirannya bersama perwakilan Bawaslu RI merupakan bentuk tanggung jawab Moral dan Kelembagaan terhadap para Penyelenggara Pemilu yang wafat dalam menjalankan tugas Negara.

“Ini adalah kewajiban kami untuk memberi perhatian dan apresiasi atas tugas berat yang mereka jalankan. Kami ingin memastikan perhatian dan silaturahmi ini terus terjaga, serta komunikasi dengan keluarga tidak terputus ke depan,” ujar Puadi.

Menurutnya, Dana Kerohiman berasal dari sumbangan kolektif Bawaslu Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada Penyelenggara Pemilu yang wafat saat bertugas.
Sementara itu, Astuti, istri dari almarhum Lalu Fahrurroziki, tampak haru menerima bantuan tersebut.

Baca Juga :  DPRD NTB Minta KPU Tindaklanjuti Temuan Coklit Oleh Bawaslu

“Saya sangat berterima kasih kepada Bawaslu. Saya tidak menyangka akan ada perhatian sebesar ini,” ungkapnya.

Dari pihak keluarga almarhumah Swastari Haz, H. Saiful Insan menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Bawaslu. Ia menyebut almarhumah sebagai pribadi berintegritas tinggi dan sosok pekerja yang mengabdi tanpa pamrih.

“Almarhumah meninggalkan dua orang anak. Beliau menjaga integritasnya hingga akhir. Tidak ada jarak antara kami, seperti saudara sendiri. Ini teladan bagi generasi berikutnya,” ucapnya.

Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi simbol kuat solidaritas Penyelenggara Pemilu di Indonesia. Momen ini sekaligus mengingatkan bahwa mengawal Demokrasi bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan juga bentuk Pengabdian dan Amanah Moral bagi Bangsa.

Sebagai catatan, dana kerohiman yang diserahkan mencapai Rp240.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Juta Rupiah), dengan rincian masing-masing Ahli Waris/keluarga menerima Rp120.000.000 (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah).

Berita Terkait

Ketua IKA Unram Isvie Rupaeda Tegaskan Kampus Harus Aman dari Kekerasan Seksual
Ketua IKA Unram Isvie Ungkap Resep Sukses ke Maba, dari Dosen hingga Jadi Ketua DPRD NTB
Bukan Sekadar Cari Gelar, Ini Pesan Dekan FHISIP Unram untuk Mahasiswa Baru di PKKMB
Dugaan Mafia IPR di Lantung Mencuat, PDIP Sumbawa Desak Aparat Usut Tuntas
Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?
300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya
Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ketua IKA Unram Isvie Rupaeda Tegaskan Kampus Harus Aman dari Kekerasan Seksual

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Ketua IKA Unram Isvie Ungkap Resep Sukses ke Maba, dari Dosen hingga Jadi Ketua DPRD NTB

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Bukan Sekadar Cari Gelar, Ini Pesan Dekan FHISIP Unram untuk Mahasiswa Baru di PKKMB

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIB

Dugaan Mafia IPR di Lantung Mencuat, PDIP Sumbawa Desak Aparat Usut Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Berita Terbaru

Dr. Ufran, Ketua Bagian Hukum Pidana FHISIP Universitas Mataram (Unram), Penulis artikel Puluhan Tahun Perang Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Hukum & Kriminal

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:05 WIB