SUMBAWAPOST.com, Jakarta- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB raih penghargaan sebagai Satker Provinsi Terbaik ke-III kategori Pencatatan Non E-Tendering dan Non E-Purchasing untuk Tahun Anggara 2024. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Ekspose Laporan Kinerja Pengadaan Barang/Jasa pada Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, yang digelar pada Minggu-Selasa (17/12/2024) di Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi bidang Administrasi Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, Inspektorat Utama, Rini Wartini, Kepala Bagian SDM, Hengky Pramono. Kegiatan yang digelar oleh Unit Kerja PBJ Bawaslu RI tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan dari LKPP.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala UK PBK Bawaslu RI, Helby Sudrajat, yang memaparkan laporan kinerja pengadaan barang/jasa tahun 2024. Menurutnya, UKPBJ memainkan peran penting dalam pencapaian dan peningkatan Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) di instansi pemerintah.
“ITKP merupakan salah satu indikator yang dinilai dalam Penilaian Reformasi Birokrasi. Penjelasan ITKP Minimal Baik Sebagai Aspek Indikator ‘Antara’ Dalam Indeks Reformasi Birokrasi mengacu pada Surat Edaran LKPP No. 4 Tahun 2021,” ungkapnya dalam pembukaan kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan pada tahun 2024 Bawaslu memperoleh skor 84,99, salah satu indikator dari pencapaian tersebut adalah pemanfaatan sistem pengadaan non e-tendering dan non e-purchasing TA 2024.
“Saya berharap, kedepannya pencapaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,”pesannya.
Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan atau apresiasi kepada satuan kerja (Satker) atas kinerjanya. Bawaslu Provinsi NTB menerima Penghargaan Satker Provinsi Terbaik Ketiga Wilayah 3 untuk kategori pencatatan non e-tendering dan non e-purchasing TA 2024.










