Batas Wilayah Kelar, Ego Kepala Daerah Terkubur! Lombok Tengah dan Barat Jadi Contoh Nasional

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Penantian panjang soal batas wilayah antara Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat akhirnya tuntas. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama kedua pemerintah kabupaten resmi menandatangani Berita Acara Kesepakatan Bersama terkait penetapan batas daerah, Kamis (29/8), di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB.

Dalam momen bersejarah ini, penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri. Hadir pula Pj. Sekda NTB Lalu Moh. Faozal, Sekda Lombok Barat Ilham, Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya, serta Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri, Raziras Rahmadillah.

Kesepakatan ini menyelesaikan persoalan perbatasan antara Desa Buwun Mas di Lombok Barat dan Desa Montong Ajan di Lombok Tengah, yang selama ini kerap menimbulkan tarik-menarik kepentingan dan ketidakpastian status lahan.

Baca Juga :  Museum Civilization Mandalika: Panggung Global Baru untuk Budaya Lombok-Sumbawa

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan titik balik penting bagi masyarakat dan daerah.

“Mulai hari ini, kita tidak lagi menghabiskan energi untuk mempersoalkan batas. Sekarang saatnya fokus membangun daerah dan membuka ruang investasi seluas-luasnya,” tegasnya.

Menurutnya, tercapainya kesepakatan ini merupakan hasil kerja sama dan kebijaksanaan para kepala daerah.

“Ini bukan karena gubernurnya hebat, tapi karena kita punya dua bupati yang mau mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan ego masing-masing. Selama ada komitmen untuk memberikan kepastian hukum bagi investor, jalan keluar pasti bisa ditemukan,” jelasnya.

Iqbal juga berharap keputusan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

Baca Juga :  BASANTB WIKI: Corong Curhat Anak Muda NTB, Gubernur Iqbal Janji Tak Tutup Telinga

“Hari ini hidup mereka lebih jelas. Setidaknya, mereka tahu di mana batas Lombok Barat dan Lombok Tengah. Semoga keputusan ini jadi amal jariyah dan keberkahannya dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

Direktur Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri, Raziras Rahmadillah, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan penyelesaian masalah ini.

“Apa yang dilakukan Pemprov NTB bersama Lombok Barat dan Lombok Tengah akan kami jadikan role model bagi daerah lain. Alhamdulillah, hari ini Lombok menjadi contoh terbaik penyelesaian batas wilayah di Indonesia,” ungkapnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, Pemerintah Provinsi NTB optimistis proses pembangunan di wilayah perbatasan dapat berjalan lebih lancar, sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan investasi di kedua kabupaten.

 

Berita Terkait

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Pengurus Kecamatan Hanura NTB 100 Persen Terbentuk, Struktur Desa Mulai Dikebut
TKD Berkurang, Ketua DPRD NTB Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Dongkrak PAD
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Selasa, 1 September 2026 - 23:51 WIB

Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan

Selasa, 1 September 2026 - 22:54 WIB

Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya

Berita Terbaru