Banjir dan Longsor Terjang Lombok Timur, Kantor Bupati Terendam, Bocah 4 Tahun Hilang Terseret Arus

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan pembersihan drainase di kawasan Kantor Bupati, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (24/2/2026), pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Tim SAR Gabungan melakukan pembersihan drainase di kawasan Kantor Bupati, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (24/2/2026), pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.

Lombok Timur| SUMBAWAPOST.com- Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (24/2/2026) pukul 13.00 WITA.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang memicu luapan air dan pergerakan tanah di beberapa kecamatan.

Laporan resmi yang disampaikan oleh BPBD Provinsi NTB melalui Pusdalops-PB menyebutkan jenis bencana yang terjadi adalah Banjir (Banjir dan Longsor).

Sebaran Lokasi Terdampak
Banjir terjadi di sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Jerowaru, Desa Sepapan, Desa Pandan Wangi, Desa Kuang Rundung, Kecamatan Keruak Desa Selebung, Desa Pijot
Kecamatan Selong Desa Lendang Bedurik, Kelurahan Selong
Kecamatan Sakra Timur Desa Desa Menceh.

Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kecamatan Pringgasela
Desa Rempung, Kecamatan Wanasaba Desa Tembeng Putek.

Dalam laporan tersebut dijelaskan Pada hari Selasa, 24 Februari 2026 telah terjadi Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Lombok Timur yang disebakan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

Hal ini dipengaruhi oleh aktifnya gelombang MJO, Kelvin, dan Low Frequency di wilayah NTB, adanya pertemuan angin dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah NTB, kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai lapisan ketinggian.

Dampak paling menonjol terjadi di Kecamatan Selong. Di Kelurahan Selong dilaporkan Kantor Bupati Lombok Timur terendam, 1 anak hilang terseret arus selokan atas nama Azril (4 tahun).

Baca Juga :  Baru Kering Terendam Lagi di Bima, Warga Bilang: Air Datang Kayak Dikejar Setan

Sementara di Kecamatan Keruak di
Desa Selebung 40 KK / 80 jiwa terdampak, Desa Pijot 210 KK / 620 jiwa terdampak (Update I Pukul 22.15 WITA).

Terlihat rumah warga terendam banjir di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (24/2/2026), akibat hujan lebat yang disertai angin kencang, membuat warga terdampak harus mengungsi dan mengamankan harta benda mereka.

Hingga laporan pembaruan, banjir masih menggenangi wilayah terdampak.

BPBD Provinsi NTB melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Lombok Timur dan stakeholder terkait. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk melakukan penanganan dan asesmen dampak bencana di lokasi kejadian.

Dalam laporan Update I disebutkan, BPBD Provinsi NTB menuju Desa Pijot dengan membawa 6 unit tenda, lampu, genset, alas tidur dan mie instan.
Personel yang terlibat dalam penanganan antara lain yakni BPBD Kabupaten Lombok Timur, TAGANA Lotim, BASARNAS, TNI / POLRI, Aparat Kecamatan dan Desa.

Sejumlah kebutuhan darurat saat ini meliputi Bantuan logistik tanggap darurat, Tenda, Matras
Selimut, Makanan siap saji

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Sadimin, S.T., M.T., dalam laporannya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

“Saat ini wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian sedang memasuki periode puncaknya. Adanya potensi hujan dengan intensitas tinggi di dasarian III Februari 2026, masyarakat diharapkan harus mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba,”ungkap Sadimin.

Baca Juga :  Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya

BPBD Provinsi NTB membuka layanan darurat melalui Contact Center 117 dan Hotline 081111144117.

Terpisah, Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan melakukan Operasi pencarian terhadap anak yang dilaporkan hanyut di drainase depan SDN 1 Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan Informasi awal yang diterima dari Unit SAR Lombok Timur, Gunawan korban Bernama M. Azril Filah Busairi (4 tahun), warga Lingkungan Karang Sukun, Kelurahan Selong, Kab. Lombok Timur. Korban diduga terseret arus saat bermain hujan di pinggiran drainase depan SDN 1 Selong.

Kepala Kantor SAR Mataram melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis menyampaikan bahwa informasi kejadian diterima pada pukul 09.10 WITA, menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 10.49 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait.

“Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran sepanjang aliran drainase serta pemantauan di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut,” ungkap M. Darwis

Hingga saat ini, korban masih dalam status Dalam Pencarian (DP) dan operasi SAR terus dilakukan secara maksimal oleh Tim SAR Gabungan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Rescuer Pos SAR Kayangan, SAR Unit Lombok Timur, Babinsa Selong, Bhabinkamtibmas Selong, Damkarmat Lotim, BPBD Lotim, Polres Selong dan masyarakat setempat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB