Korupsi Masih Betah di NTB, Pencegahan Baru 38%! Wagub Umi Dinda Tegaskan Integritas ASN Harus Dibuktikan, Bukan Sekedar Janji

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus tancap gas memperkuat komitmen pencegahan korupsi dengan mempercepat pemenuhan data Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). Berdasarkan laporan per 27 Agustus 2025, capaian keterpenuhan data dukung di NTB baru menyentuh 49,26 persen.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat membuka Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah NTB 2025, Senin (1/9), di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Menurutnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan catatan penting bagi Pemprov NTB. Dari hasil penilaian sementara, capaian rata-rata NTB masih berada di angka 38,19 persen.

Baca Juga :  TERUNGKAP! Anggota KPU Lombok Timur Dipecat karena Terlibat di PDIP

“Angka ini tentu menjadi catatan penting bagi kami untuk segera memperbaiki kualitas dan kelengkapan data dukung,” ujar Indah.

Untuk mengejar target, Pemprov NTB mendorong seluruh perangkat daerah penanggung jawab area intervensi agar meningkatkan koordinasi dengan inspektorat. Setiap indikator yang belum terpenuhi tahun ini dipetakan sebagai PR besar dan menjadi fokus utama tahun berikutnya.

Wagub juga mengingatkan para bupati dan wali kota se-NTB agar segera menyiapkan langkah strategis untuk mengurai berbagai kendala, sekaligus menegaskan pentingnya Survei Penilaian Integritas (SPI) sebagai tolok ukur pemerintahan yang bersih dan transparan.

Baca Juga :  Jelang Pendaftaran Pasangan Calon Bupati 2024, Pemda Dompu Gelar Seleksi Terbuka 8 Jabatan PTP

“Integritas birokrasi tidak hanya diukur dari dokumen, tetapi juga dari persepsi dan pengalaman masyarakat dalam menerima layanan. Mari kita rawat integritas ini dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wagub menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan korupsi bukan sekadar soal angka, tetapi tentang kepercayaan publik.

“Untuk itu, mari kita wujudkan NTB yang bersih dari korupsi, sehingga setiap kebijakan dan program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru