SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Suasana Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendadak berubah ketika alarm keadaan Darurat berbunyi. Seluruh Pegawai segera bergerak menuju jalur Evakuasi sesuai Prosedur. Namun, kondisi tersebut bukan disebabkan Bencana sungguhan, melainkan bagian dari latihan Evakuasi keadaan Darurat yang digelar KPU Provinsi NTB, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KPU NTB dalam memperkuat Budaya keselamatan kerja, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Bencana, serta memastikan pelayanan Publik tetap berjalan dengan aman dalam berbagai situasi Darurat.
Latihan meliputi simulasi Evakuasi gempa bumi dan penanganan kebakaran ringan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Sekretaris KPU Provinsi NTB menegaskan, latihan tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem manajemen keselamatan di lingkungan kerja sekaligus upaya mewujudkan Pelayanan Publik yang prima, responsif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan Masyarakat.
“Latihan ini merupakan bentuk komitmen KPU Provinsi NTB dalam memperkuat sistem manajemen keselamatan di lingkungan kerja. Selain itu untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima, responsif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Simulasi diawali dengan skenario gempa bumi. Setelah alarm peringatan dibunyikan, seluruh Pegawai terlebih dahulu melakukan prosedur perlindungan diri, kemudian bergerak menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang telah ditetapkan.
Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung tertib dan disiplin dengan mengutamakan keselamatan Pegawai maupun tamu yang berada di lingkungan Kantor KPU Provinsi NTB.
Setelah simulasi gempa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan penanganan kebakaran. Dalam skenario tersebut, pegawai yang pertama kali menemukan sumber api dilatih melakukan pemadaman awal menggunakan APAR sebagai langkah cepat mencegah api membesar.
Pada saat yang sama, Jagat Saksana turut sigap membantu proses pemadaman hingga kondisi dinyatakan aman sesuai prosedur latihan.
Tidak hanya mengikuti simulasi, seluruh peserta juga memperoleh pembekalan mengenai teknik penggunaan APAR yang benar dan kesempatan mempraktikkan pemadaman api secara langsung. Melalui pelatihan ini, setiap pegawai diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam menangani kebakaran pada tahap awal tanpa mengabaikan keselamatan diri.
Melalui latihan evakuasi dan simulasi kebakaran ini, KPU Provinsi NTB berharap seluruh Pegawai semakin siap menghadapi kondisi darurat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan mampu memberikan pelayanan publik secara optimal dalam berbagai situasi.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










