Absen Tes Urine, Kapolres Bima Kota Diduga Kabur Usai Kasat Resnarkoba Ditetapkan Tersangka

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, memimpin kegiatan Tes Urine Anggota Personel Polres Bima Kota saat Kapolres AKBP Didik Putra Kuncoro tidak hadir usai kasus Kasat Resnarkoba ditetapkan tersangka.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, memimpin kegiatan Tes Urine Anggota Personel Polres Bima Kota saat Kapolres AKBP Didik Putra Kuncoro tidak hadir usai kasus Kasat Resnarkoba ditetapkan tersangka.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, diduga telah keluar dari NTB bersama istrinya setelah mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Maulangi, ditetapkan sebagai tersangka kasus narkotika jenis sabu.

Isu ini muncul seiring dugaan bahwa AKBP Didik Putra Kuncoro telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota. Dugaan kabur ke luar daerah semakin menguat karena hingga hari ini, Kapolres belum terlihat berdinas seperti biasanya di Polres Bima Kota.

“Kemarin keluar daerah dan saya belum mendapatkan informasi beliau berada di mana,” kata Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, kepada media, Selasa (10/2/2026).

Dugaan tersebut diperkuat dengan tidaknya hadirnya Kapolres saat BNNK melakukan tes urine dadakan terhadap sejumlah anggota Polres Bima Kota.

Baca Juga :  Anak 7 Tahun di Lombok Timur Hanyut, Pencarian Masih Berlangsung

“Kapolres tidak ada. Saya langsung yang memimpin kegiatan ini,” ujar Kompol Herman, tanpa menjelaskan keberadaan AKBP Didik Putra Kuncoro.

Hingga saat ini, pihak Polres Bima Kota belum menerima informasi resmi dari Polda NTB mengenai pergantian Kapolres, termasuk surat perintah resmi terkait jabatan AKBP Didik Putra Kuncoro.

Beberapa hari lalu, Penyidik Ditresnarkoba Polda NTB menetapkan AKP Maulangi sebagai tersangka atas dugaan mengedarkan, menguasai, dan mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Penyidik dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB mengamankan sabu seberat 488,496 gram dari rumah dinas tersangka di Kota Bima.

Polda NTB melalui Kabid Humas, Kombes Pol Muhammad Kholid, dan Ditresnarkoba, Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, menyatakan bahwa barang bukti tersebut menjadi dasar kuat penetapan tersangka.

Baca Juga :  Pesan PMI NTB di Malaysia untuk Gubernur Terpilih Iqbal-Dinda

Tersangka juga telah diberhentikan dengan tindak hormat (PTDH) oleh Kapolda NTB, dalam konferensi pers Senin (9/2/2026).

Penyidik menerapkan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, jo UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dan jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Dalam proses hukum, penyidik Polda NTB tidak pandang bulu, tidak ada toleransi, dan tidak ada perlindungan terhadap pangkat atau jabatan. Apabila terbukti melanggar hukum, hukum tetap dijalankan,” tegas Kombes Pol Kholid.

Penyidik Polda NTB masih mendalami peran pihak lain, termasuk kemungkinan keterlibatan Kapolres Bima Kota.

Hingga pemberitaan ini diterbitkan, Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, belum dapat dikonfirmasi dan belum memberikan klarifikasi resmi.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan
Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Program Kampung Nelayan Merah Putih NTB Dikebut, SPBN Jadi Kebutuhan Mendesak Nelayan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk NTB, Gubernur Miq Iqbal Fokus Bangun Wisata Lombok Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Berita Terbaru