SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengubah cara pengambilan Keputusan Pemerintahan. Tidak lagi sekadar mengandalkan asumsi maupun intuisi Pemimpin, setiap Kebijakan kini didorong berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Langkah strategis tersebut ditandai dengan peluncuran Dashboard Eksekutif oleh Pemprov NTB di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (3/11/2026). Inovasi digital ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Australia melalui program Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA).
Kehadiran dashboard tersebut menjadi instrumen baru bagi pimpinan daerah untuk memantau perkembangan pembangunan sekaligus menjadi rujukan awal dalam menentukan kebijakan lintas sektor.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menilai sistem tersebut penting untuk memperkuat kualitas pengambilan keputusan. Dengan dukungan data yang terintegrasi, pemerintah diharapkan tidak lagi menjadikan intuisi subjektif sebagai satu-satunya dasar dalam menentukan arah kebijakan.
“Dengan adanya dashboard eksekutif ini, kita punya satu rujukan awal yang bisa dijadikan dasar dalam membuat keputusan untuk selanjutnya dilakukan pendalaman, sehingga pemimpin tidak perlu lagi terpaksa mengandalkan intuisi,” ungkap Gubernur.
Sebelum peluncuran, jajaran pimpinan daerah bersama mitra pembangunan meninjau Pameran Mitra Pembangunan Australia-NTB. Pameran tersebut menampilkan berbagai program kolaborasi, di antaranya KONEKSI, ACIAR, AAS, Plan Indonesia, SIAP SIAGA, SID, INOVASI, dan SKALA.
Iqbal mengapresiasi dukungan Australia yang dinilai telah membangun fondasi kemitraan pembangunan di NTB.
Menurutnya, berbagai program tersebut telah diselaraskan dengan 10 program prioritas pemerintah provinsi agar pelaksanaannya tidak tumpang tindih dan memberikan manfaat lebih nyata bagi masyarakat.
“Program dan asistensi yang diberikan Australia di NTB sudah diorkestrasi dan dikolaborasikan dengan sangat baik dengan 10 program prioritas dari pemerintahan provinsi yang ada saat ini, sehingga menghindari duplikasi dan lebih berdampak nyata,” jelas gubernur.
Pemprov NTB tidak berhenti pada penyajian data melalui dashboard. Ke depan, sistem tersebut akan dikembangkan dengan kemampuan analitik yang lebih mendalam melalui pendekatan data science.
- Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
- Kapolda NTB Turun Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita
- Australia Lirik Potensi NTB, Dubes Roderick Bidik Kerja Sama Pariwisata, Pendidikan hingga Penerbangan
Pengembangan ini diharapkan mampu membantu pemerintah membaca pola, mengidentifikasi persoalan, serta mempertajam perumusan kebijakan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
“Kita nanti akan lanjutkan ke tahap berikutnya sehingga data ini bukan hanya bisa disajikan, tetapi juga sudah dilakukan analisis menggunakan pendekatan data science,” tambahnya.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, menyambut positif peluncuran Dashboard Eksekutif tersebut. Ia menilai pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kebutuhan penting dalam menentukan prioritas pembangunan serta penggunaan sumber daya pemerintah.
Menurutnya, dashboard tersebut dapat membantu pimpinan daerah memantau capaian pembangunan sekaligus merespons berbagai tantangan secara lebih cepat.
“Untuk menentukan prioritas dan penggunaan sumber daya yang tepat, diperlukan data yang akurat, mudah diakses, dan terintegrasi, sehingga dashboard ini membantu pemimpin daerah memantau capaian pembangunan dan merespons tantangan secara lebih cepat,” tutur Dubes Roderick.
Ia juga menegaskan komitmen Australia untuk terus mendukung pembangunan di NTB melalui kemitraan jangka panjang.
“Sebagai tetangga yang baik, kami mau memberi dukungan kepada tetangga kami untuk selamanya, karena Pemprov NTB adalah mitra yang sangat efektif dan baik untuk Pemerintah Australia,” tegasnya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com











