Datang ke Bawaslu NTB, Totok Hariyono Tegaskan Demokrasi Jangan ‘Musiman’ Saat Pemilu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono Saat Melakukan Kunjungan Kerja dan Konsolidasi Demokrasi Bersama Jajaran Bawaslu NTB.

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono Saat Melakukan Kunjungan Kerja dan Konsolidasi Demokrasi Bersama Jajaran Bawaslu NTB.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram-  Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Totok Hariyono, menegaskan bahwa peran Bawaslu tidak hanya berkaitan dengan Pengawasan saat tahapan Pemilu berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Totok saat melakukan kunjungan kerja ke Bawaslu NTB, Kamis (17/9/2026). Kunjungan itu dirangkaikan dengan pertemuan bersama jajaran Bawaslu Provinsi NTB serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB dalam rangka konsolidasi Demokrasi.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman sekaligus komitmen bersama dalam menjaga dan memperkuat Nilai-nilai Demokrasi di tengah Masyarakat.

Dalam arahannya, Totok menyampaikan bahwa konsolidasi Demokrasi merupakan bagian dari upaya untuk terus memperkuat Nilai-nilai Demokrasi. Bawaslu, Kata dia, memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mengenai Demokrasi dan Kepemiluan kepada Masyarakat.

Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar masyarakat dapat memahami proses Demokrasi secara lebih baik sekaligus ikut membangun kehidupan Demokrasi yang sehat dan partisipatif.

Baca Juga :  Wagub Turun Tangan, Jatah Rumah Layak Huni NTB Melonjak Jadi 10.000 Unit, Naik Lebih 6 Kali Lipat pada 2026

“Konsolidasi Demokrasi ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai demokrasi,” ujar Totok, dalam keterangan yang diterima media ini. Jum’at (18/2026).

Totok juga menyoroti pentingnya peran Bawaslu dalam memberikan Pendidikan Politik dan pemahaman Demokrasi kepada Masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Bawaslu tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas Pengawasan ketika tahapan Pemilu berlangsung. Bawaslu juga memiliki ruang pengabdian melalui Pendidikan dan peningkatan kesadaran Politik Masyarakat.

“Bawaslu bukan hanya bekerja ketika adanya Pemilu, tetapi juga memiliki tugas untuk terus memberikan pendidikan dan pemahaman kepada warga Negara,” katanya.

Totok menilai pemahaman Masyarakat terhadap Demokrasi perlu terus diperkuat. Hal itu penting agar masyarakat tidak hanya terlibat dalam proses Demokrasi ketika Pemilu berlangsung, tetapi juga memahami nilai dan prinsip Demokrasi dalam kehidupan Sehari-hari.

Baca Juga :  Empat Kawasan Ini Siap Jadi Magnet Ekonomi, Wagub NTB Ngode ke Pusat: Prioritaskan Kami Dong

Totok juga mengajak jajaran Bawaslu untuk membangun optimisme dan memulai penguatan Demokrasi dari lingkungan internal.

Menurutnya, kesadaran terhadap pentingnya Demokrasi perlu terus ditumbuhkan mulai dari diri sendiri. Dengan demikian, Bawaslu dapat menjalankan perannya secara profesional sebagai lembaga yang turut memberikan Pendidikan dan pemahaman kepada Masyarakat.

“Jangan pesimis. Kesadaran harus dibangun mulai dari diri sendiri,” pesan Totok kepada jajaran Bawaslu NTB dan Kabupaten/Kota.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi momentum Konsolidasi jajaran Pengawas Pemilu di NTB untuk memperkuat pemahaman mengenai Demokrasi serta Komitmen kelembagaan dalam memberikan Pendidikan dan pemahaman kepada Masyarakat

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru