Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mori Hanafi Saat Menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Bima, NTB, Rabu (12/8/2026).

Anggota DPR RI Mori Hanafi Saat Menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Bima, NTB, Rabu (12/8/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Bima- Anggota DPR RI Komisi V, Mori Hanafi, menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sosialisasi 4 Pilar mencakup empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kegiatan tersebut, Mori Hanafi menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan Nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pemahaman Kebangsaan tidak cukup hanya diketahui, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan Masyarakat.

“Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi fondasi penting dalam kehidupan kita sebagai Bangsa. Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun Persatuan,” ujar Mori Hanafi.

Baca Juga :  Jelang MotoGP dan Agenda Internasional, Kopassus Turun ke Mandalika Perkuat Pengamanan PSN

Mori Hanafi mengatakan, Sosialisasi 4 Pilar juga menjadi ruang untuk memperkuat Komunikasi antara Wakil rakyat dengan Masyarakat di Daerah.

Menurut Mori Hanafi, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga Persatuan dan Keutuhan NKRI. Karena itu, pemahaman terhadap Nilai-nilai Kebangsaan perlu terus diperkuat di tengah berbagai perkembangan dan tantangan kehidupan Sosial.

“Kita ingin Masyarakat semakin memahami bahwa menjaga Persatuan dan Keutuhan NKRI merupakan tanggung jawab bersama. Keberagaman yang kita miliki harus menjadi Kekuatan, bukan justru menjadi Sumber Perpecahan,” kata Mori Hanafi.

Salah satu peserta, Ahmad, mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi 4 Pilar yang digelar Mori Hanafi di Bima. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi Masyarakat untuk kembali memahami Nilai-nilai Kebangsaan sekaligus berdiskusi mengenai pentingnya menjaga Persatuan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena masyarakat bisa mendapatkan pemahaman langsung tentang Empat Pilar Kebangsaan. Ini penting, terutama untuk mengingatkan kita bahwa perbedaan harus menjadi kekuatan dan Persatuan harus tetap dijaga,” ujar Ahmad, salah satu Peserta Sosialisasi.

Baca Juga :  Wagub Turun Tangan, Jatah Rumah Layak Huni NTB Melonjak Jadi 10.000 Unit, Naik Lebih 6 Kali Lipat pada 2026

Ahmad berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak Masyarakat di Bima.

“Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kami berharap Sosialisasi Kebangsaan terus dilakukan agar Masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami Nilai-nilai Pancasila dan pentingnya menjaga NKRI,” katanya.

Sementara itu, Mori Hanafi menilai penguatan Nilai-nilai kebangsaan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui Pendidikan pendidikan, dialog, serta keterlibatan Masyarakat dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Sosialisasi 4 Pilar di Bima pada 12 Agustus 2026 tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Masyarakat mengenai Pancasila, Konstitusi, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sekaligus memperkuat semangat Persatuan di tengah Keberagaman.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Mori Hanafi sebagai Anggota DPR RI dalam menjalankan fungsi Pendidikan Kebangsaan kepada Masyarakat melalui Sosialisasi 4 Pilar.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah
Rp56,37 Miliar Masuk Kasda Kota Bima, Uangnya dari Mana dan Dipakai untuk Apa?
Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Rp56,37 Miliar Masuk Kasda Kota Bima, Uangnya dari Mana dan Dipakai untuk Apa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB