SUMBAWAPOST.com|™ Lombok Timur- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri mengingatkan para Kepala Perangkat Daerah agar tidak hanya Berorientasi pada Capaian Kinerja dan Prestasi.
Menurutnya, seorang Pemimpin juga memiliki Tanggungjawab menciptakan Rasa Nyaman bagi Jajaran yang Dipimpinnya.
Hal tersebut disampaikan Indah Dhamayanti Putri saat memberikan pembekalan Kepada Kepala Perangkat Daerah peserta Workshop Manajemen Risiko Pemerintah Provinsi NTB di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (8/8/2026).
Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda menegaskan, keberhasilan seorang Pemimpin tidak cukup hanya diukur dari sejumlah Prestasi yang berhasil diraih. Lingkungan kerja yang nyaman dan terjaganya semangat Aparatur juga menjadi bagian penting dalam Kepemimpinan.
“Menjadi Pemimpin tidak hanya membanggakan diri dengan sejumlah prestasi yang dicapai. Tetapi yang lebih utama, Bapak/Ibu sebagai Pemimpin bisa memberikan rasa nyaman bagi seluruh bawahan, memastikan semangat mereka tetap terjaga, dan tidak ada ketakutan berlebihan ketika Dipercaya menempati Jabatan, terutama dalam Pengelolaan Keuangan,” Katanya.
Menurut Umi Dinda, pembekalan melalui Workshop Manajemen Risiko penting untuk membantu Pimpinan Perangkat Daerah memahami berbagai Potensi Persoalan dalam Pelaksanaan tugas, termasuk mengantisipasi kemungkinan munculnya temuan Pemeriksaan di kemudian hari.
Mantan Bupati Dua Periode itu berharap, kehadiran narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI dan Kementerian Dalam Negeri dapat memperkuat kemampuan Pimpinan Perangkat Daerah dalam mengidentifikasi celah Risiko sekaligus melakukan langkah pencegahan sejak awal.
“Dengan hadirnya narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI dan Kementerian Dalam Negeri, diharapkan dapat memperkuat kemampuan Pimpinan Perangkat Daerah dalam mengidentifikasi celah Risiko serta melakukan langkah pencegahan sejak awal. Perubahan Pola Kerja, dari pendekatan reaktif menjadi lebih antisipatif dalam mengidentifikasi dan Mengelola Risiko, menjadi target Kita bersama,”jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTB juga menyoroti tindak lanjut atas catatan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap pelaksanaan Program kegiatan tahun Anggaran 2025.
Umi Dinda memberikan Apresiasi Kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Inspektorat, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB yang telah bekerja keras menyelesaikan tindak lanjut atas catatan BPK tersebut.
“Bagi kami yang memberikan Perintah dan Arahan terlihat lebih mudah, tetapi Bapak/Ibu sekalian yang bekerja langsung di lapangan mengordinasikan tentunya memiliki beban tugas yang cukup berat. Saya sampaikan Apresiasi Setinggi-tingginya,” Ungkapnya.
Meski demikian, Umi Dinda meminta Perangkat Daerah yang masih belum menuntaskan tindak lanjut agar segera melakukan percepatan terhadap catatan BPK RI.
Umi Dinda juga meminta jajaran Perangkat Daerah memperketat Evaluasi sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi pada tahun berikutnya.
Di sisi lain, Umi Dinda mengingatkan seluruh jajaran Birokrasi agar tetap bekerja dengan Sungguh-sungguh dan tidak dihantui kekhawatiran dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa penerapan Manajemen Risiko tidak hanya berkaitan dengan Aturan dan Administrasi, tetapi juga bagaimana pemimpin mampu membangun Lingkungan Kerja yang Sehat, Nyaman, dan mendorong Aparatur Bekerja secara Optimal.
“Kerja Sungguh-sungguh yang Bapak/Ibu tunjukkan tidak pernah akan bisa tertukar dengan pihak lain,” tambahnya memberi motivasi.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










