SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Tengah- Desa Wisata Pasar Tematik Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, kini menjadi ruang Pembelajaran bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan lulusan Vokasi yang memiliki Kompetensi, Pengalaman Lapangan, dan siap bersaing di Dunia Kerja.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Kerjasama antara SMKPP Negeri Mataram dan Pengelola Desa Wisata Pasar Tematik Bilebante yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah B., S.P., M.M.
Selain SMKPP Negeri Mataram, kerja sama juga melibatkan SMKN 1 Tarano Kabupaten Sumbawa dan SMKN 1 Batulayar Kabupaten Lombok Barat sebagai bagian dari penguatan Sinergi antara Dunia Pendidikan Vokasi dengan Sektor Pariwisata berbasis Potensi Lokal.
Kesepakatan tersebut mencakup Program Magang, Pelatihan, serta Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Para Siswa maupun pengelola Desa Wisata. Program ini menjadi langkah strategis untuk membekali peserta Didik dengan Kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Melalui kolaborasi tersebut, Desa Wisata Bilebante diharapkan menjadi Laboratorium Pembelajaran bagi Siswa SMK dalam mengembangkan Keterampilan, Pengalaman Kerja, serta pemahaman terhadap pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, SMKPP Negeri Mataram juga menggelar pelepasan purna tugas dua Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni I Nyoman Ciptayasa dan Tony Muliadi, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, turut menyambut kehadiran para Dosen Peneliti dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta yang hadir sebagai tamu kehormatan untuk melakukan Penelitian mengenai Ketahanan Pangan di Provinsi NTB.
“Kami menyambut baik kehadiran para Dosen Peneliti dari Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta untuk melakukan penelitian mengenai Ketahanan Pangan di Provinsi NTB. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan kebijakan dan Inovasi Sektor Pertanian serta Ketahanan Pangan di Daerah,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah B.
Menurutnya, Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Dunia Pendidikan, Pelaku Pariwisata, dan Perguruan Tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat pembangunan Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pemerintah Provinsi NTB berharap kerja sama ini mampu melahirkan lulusan Pendidikan Vokasi yang Unggul, Inovatif, dan siap memasuki Dunia Kerja. Selain itu, sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan Desa Wisata sebagai pusat Pembelajaran Berbasis Potensi Lokal sekaligus mendukung penguatan Ketahanan Pangan Daerah.
Semangat kolaborasi antara Pemerintah, Dunia Pendidikan, Pelaku Pariwisata, dan Perguruan Tinggi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Visi “Bangkit Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia.”
Penulis : SUMBAWAPOST.com










