BSSN Ungkap Fakta Mengerikan: 5,5 Miliar Serangan Siber, Ancaman Digital Didominasi Human Error

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BSSN menyampaikan paparan terkait lonjakan ancaman siber dalam forum keamanan digital di Universitas Mataram.

Kepala BSSN menyampaikan paparan terkait lonjakan ancaman siber dalam forum keamanan digital di Universitas Mataram.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkap lonjakan signifikan ancaman siber di Indonesia yang mencapai miliaran serangan dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, menyebutkan bahwa pada 2020 terdapat sekitar 400 juta anomali siber. Angka tersebut meningkat drastis menjadi 5,5 miliar pada 2025, dan hingga pertengahan 2026 sudah mencapai 2,1 miliar anomali atau sekitar 148 ancaman per detik.

Namun, BSSN menilai ancaman terbesar bukan hanya berasal dari peretas, melainkan dari faktor manusia.

Baca Juga :  Resmi Pimpin Hanura NTB, Ahmad Dahlan Siap Pertaruhkan Karier Politik Demi Besarkan Partai

Kesalahan penggunaan password, email kedinasan untuk kepentingan pribadi, perangkat terinfeksi malware, hingga penyalahgunaan teknologi AI menjadi pintu masuk utama serangan siber.

“Menghadapi situasi eskalasi serangan ini, kami sangat mendorong Provinsi NTB untuk segera membentuk Forum Komunikasi Keamanan Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) guna memperkuat koordinasi, pertukaran informasi tanggap darurat, dan ketahanan ekosistem siber secara menyeluruh demi mewujudkan ruang siber yang nyaman karena aman,” ujar Nugroho, saat menyampaikan paparan terkait lonjakan ancaman siber dalam forum keamanan digital di Universitas Mataram. Selasa (23/6/202).

Baca Juga :  Jadi Satu: Zul-Suhaili Deklarasi Maju Pilgub 2024

BSSN juga menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat keamanan digital nasional. Hal ini diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Mataram dalam penguatan SDM keamanan siber.

Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi, menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap dapat melahirkan program pelatihan serta riset berkelanjutan di bidang keamanan digital.

“Kami mengharapkan Bapak Kepala BSSN suatu saat bisa hadir kembali untuk melatih mahasiswa kami secara langsung,” katanya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru