Perempuan 29 Tahun Ditemukan Tewas di Kos Bali Bunga Dompu, Ini Kronologi Kejadiannya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di rumah kos wilayah Bali Bunga, Kecamatan Woja, Dompu.

Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di rumah kos wilayah Bali Bunga, Kecamatan Woja, Dompu.

SUMBAWAPOST.com | Dompu- Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Woja saat menerima laporan warga terkait penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia di sebuah rumah kos di Lingkungan Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (16/6/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial IA (29), warga Dusun Ria, Desa Riwo, Kecamatan Woja. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap di depan kamar kos, serta tubuh dalam keadaan kaku.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WITA ketika anak pemilik kos datang ke lokasi untuk mengambil beras. Saat itu, saksi sempat memanggil korban berulang kali karena mengira sedang beristirahat. Namun tidak mendapat respons, hingga setelah dilakukan pengecekan lebih dekat korban diketahui telah meninggal dunia.

Sebelumnya, sekitar pukul 00.10 WITA, pemilik kos mengaku masih sempat melihat kondisi korban dan mendengar suara batuk serta muntah sebelum kembali beristirahat di rumahnya.

Baca Juga :  Dua Petani Asal Donggo Meninggal Disambar Petir Saat Berteduh di Lahan Dompu, Tiga Lainnya Luka Parah

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, SH langsung menginstruksikan personel piket untuk menuju lokasi kejadian. Petugas kemudian bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan langkah awal kepolisian di lokasi.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung kami kerahkan ke TKP untuk melakukan pengamanan, pendataan awal, serta mengumpulkan keterangan saksi,” ujar IPTU M. Norkurniawan

Dipimpin Kanit Intelkam bersama anggota piket, petugas juga mengatur situasi di sekitar lokasi sambil menunggu kedatangan Tim INAFIS Satreskrim Polres Dompu.

Sekitar pukul 09.40 WITA, Tim INAFIS tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar terhadap jenazah untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Dompu untuk dilakukan visum et repertum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Dusun Ria, Desa Riwo menggunakan ambulans desa.

Baca Juga :  Tinjau TPA Oi Mbo, Feri Sofiyan: Penanganan Sampah Butuh Kesadaran Kolektif

Selain pengamanan dan olah TKP, pihak kepolisian juga melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga terkait prosedur penanganan perkara. Dari hasil komunikasi tersebut, keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, dan mereka menerima dengan ikhlas serta menolak autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan,” tambah Kapolsek.

Sementara itu, pihak keluarga juga menyampaikan sikap menerima peristiwa tersebut. “Kami ikhlas dan menerima ini sebagai takdir. Kami sudah menyampaikan penolakan autopsi secara resmi,” ungkap perwakilan keluarga.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak berwenang. Polsek Woja memastikan seluruh prosedur penanganan telah dijalankan, mulai dari menerima laporan, mengamankan TKP, berkoordinasi dengan INAFIS, hingga memfasilitasi proses visum sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru