Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Gubernur Iqbal Ungkap NTB Sudah Tanam 1 Juta Pohon

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengikuti peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 dan menyampaikan capaian penanaman lebih dari satu juta pohon di NTB sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI dan penguatan ketahanan iklim daerah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengikuti peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 dan menyampaikan capaian penanaman lebih dari satu juta pohon di NTB sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI dan penguatan ketahanan iklim daerah.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan hijau dan ketahanan iklim melalui berbagai program nyata yang berkelanjutan. Komitmen tersebut sejalan dengan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2026.

Berbagai langkah konkret telah dilakukan Pemprov NTB, mulai dari rehabilitasi lingkungan, penguatan tata kelola persampahan, penanaman pohon, kolaborasi lintas daerah, hingga pemberian penghargaan kepada perusahaan yang menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di Cibubur, Sabtu (6/6/2026), ditandai dengan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI dan komitmen penanaman dua miliar pohon secara nasional yang dipimpin langsung Presiden RI bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH).

Melalui kampanye ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ (#NowForClimate), pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat aksi kolektif dalam menghadapi perubahan iklim melalui pemulihan ekosistem, peningkatan ketahanan sumber daya air, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan penyerapan emisi karbon.

Dalam dialog nasional yang melibatkan sejumlah kepala daerah, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan berbagai capaian dan agenda strategis lingkungan hidup yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi NTB.

Salah satu capaian penting yang disampaikan adalah keberhasilan penanaman lebih dari satu juta pohon di seluruh kabupaten dan kota di NTB sejak tahun 2025. Program tersebut menjadi bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan iklim di daerah.

Gubernur juga menjelaskan bahwa sejak arahan Presiden terkait Gerakan Indonesia ASRI pada Februari 2026, Pemerintah Provinsi NTB secara konsisten menggerakkan kegiatan kurvei dan gotong royong kebersihan dengan melibatkan sekolah, aparatur sipil negara, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga :  Anak Butuh Pelukan Bukan Pukulan, Pesan Menyentuh Wagub NTB Umi Dinda dari Kota Bima

Gerakan tersebut terus diperluas sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB menyerahkan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) kepada sejumlah perusahaan yang berhasil meraih predikat Hijau dan Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia usaha yang telah menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penerima PROPER Hijau meliputi PT Amman Mineral Nusa Tenggara, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Ampenan, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bima, PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Bandara Internasional Lombok, serta PT PLN Indonesia Power PLTU Jeranjang.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 juga ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa tentang Sinergi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Hutan dan Lahan, Rehabilitasi Ekologis, serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Kesepakatan tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat kolaborasi perlindungan lingkungan, rehabilitasi kawasan kritis, pengelolaan hutan dan lahan secara berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan pelestarian sumber daya alam.

Selain menyampaikan berbagai capaian, Gubernur NTB juga mengangkat sejumlah isu lingkungan strategis yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Salah satunya adalah persoalan banjir yang kerap melanda Kota Bima dan Kabupaten Bima akibat kerusakan kawasan hutan di wilayah hulu.

Baca Juga :  Gubernur NTB Miq Iqbal Siap Hapus Kesenjangan: Tak Ada yang Boleh Tertinggal

Menurut Gubernur, rehabilitasi kawasan hutan dan penguatan konservasi menjadi langkah mendasar untuk mengurangi risiko bencana yang terus berulang.

Di sektor persampahan, Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam forum tersebut, Gubernur menyampaikan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk mendukung pemanfaatan landfill gas di TPA Regional Kebon Kongok menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Inisiatif tersebut diharapkan mampu mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang ekonomi dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Gubernur juga menyoroti pentingnya percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan wisata Gili Tramena yang meliputi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk memperkuat tata kelola lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan destinasi wisata unggulan NTB tersebut.

Menanggapi berbagai isu yang disampaikan Pemerintah Provinsi NTB, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup di NTB.

Menteri bahkan dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke NTB pada 4-5 Juli 2026 guna membahas lebih lanjut langkah percepatan penyelesaian berbagai isu lingkungan strategis yang dihadapi daerah.

Bagi NTB, pelestarian lingkungan tidak lagi dipandang sebagai agenda sektoral semata, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Karena itu, rehabilitasi lingkungan, pengelolaan sampah, konservasi kawasan hutan, serta kemitraan dengan dunia usaha dan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat sebagai fondasi mewujudkan pembangunan yang hijau, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Wagub NTB Optimalkan Program Desa Berdaya, APDESI Sebut Jadi Penopang Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran
Pelajar Dompu Dapat Peringatan Serius, Wabup Syirajuddin: Narkoba Bukan Gaya Hidup, Tapi Jalan Kehancuran
Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba
Ruang Guru SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Tembus Rp1 Miliar, Polisi Pasang Garis Pengaman
Dukung Porwada PWI NTB 2026, Ketua KONI NTB Mori Hanafi: PWI Harus Jadi Komando Semangat Kebersamaan
Menteri Lingkungan Hidup Beri Perhatian Khusus untuk NTB, Kunjungan Dijadwalkan Juli 2026
Polres Dompu Gerebek Kampung Rawan Narkoba, 7 Terduga Pelaku Diamankan 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB

NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK

Senin, 8 Juni 2026 - 18:13 WIB

Wagub NTB Optimalkan Program Desa Berdaya, APDESI Sebut Jadi Penopang Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 8 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pelajar Dompu Dapat Peringatan Serius, Wabup Syirajuddin: Narkoba Bukan Gaya Hidup, Tapi Jalan Kehancuran

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Senin, 8 Juni 2026 - 16:40 WIB

Ruang Guru SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Tembus Rp1 Miliar, Polisi Pasang Garis Pengaman

Berita Terbaru

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja saat melakukan silaturahmi dengan Kepala BNNP NTB Brigjen Pol. Marjuki di Kantor BNNP NTB, Mataram, Senin (8/6/2026), guna memperkuat sinergi pemberantasan peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat.

Hukum & Kriminal

Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB