Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Avatar

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Zulkieflimansyah saat menjabat sebagai Gubernur NTB, menemui dan mengunjungi masyarakat serta menyerahkan bantuan

Terlihat Zulkieflimansyah saat menjabat sebagai Gubernur NTB, menemui dan mengunjungi masyarakat serta menyerahkan bantuan

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018-2023, Zulkieflimansyah, akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan serius terkait dugaan aliran dana program NTBCare ke rekening pribadinya.

Meski mengaku enggan menanggapi isu lama, pria yang akrab disapa Bang Zul itu menilai klarifikasi perlu dilakukan agar tidak berkembang menjadi persepsi yang keliru di tengah publik.

“Saya sebenarnya agak malas merespon hal-hal yang sudah berlalu. Tapi kadang terpaksa juga harus dilakukan agar tidak melebar ke sana kemari,” ujarnya, dalam akun Facebook media sosialisasi milik Pribadinya Bang Zul Zulkieflimansyah, Senin (4/5/2026).

Ia menegaskan, pembiaran terhadap isu yang tidak diluruskan berpotensi membentuk opini Publik yang dianggap sebagai Kebenaran, apalagi jika dibingkai dengan Tujuan tertentu.

“Karena kalau tidak direspon, lama-lama orang bisa mempersepsikannya sebagai sebuah kebenaran. Apalagi dilakukan dengan framing dengan tujuan tertentu,” tegasnya.

Baca Juga :  4 Anggota DPRD PDIP Tarik Diri dari Pembahasan APBD Perubahan NTB 2026, Ini Alasannya

Terkait tuduhan adanya aliran dana sebesar Rp31 miliar dari NTBCare ke dirinya, Zulkieflimansyah menyebut hal tersebut sebagai tudingan yang sangat berlebihan.

“Tiba-tiba ada tuduhan dana NTBCare mengalir Rp31 M ke saya pribadi, ini keterlaluan juga. Maksudnya apa begini-begini ini?,” katanya.

Ia bahkan menantang agar dilakukan audit secara terbuka jika memang terdapat dugaan penyimpangan.

“Kalau mau diaudit, audit saja. Nggak usah ribut sana sini,” ujarnya.

Untuk memperkuat klarifikasinya, Zulkieflimansyah mengaku telah menghubungi Rizal Dilaga, yang menjabat sebagai Kepala BPKAD saat dirinya masih memimpin NTB. Dari komunikasi tersebut, ia menegaskan tidak pernah ada pengucuran dana hibah dalam jumlah besar kepada NTBCare.

“Nggak ada kata beliau kita pernah kasih hibah sampai ratusan miliar ke NTBCare. Kita cuma pernah bantu satu sepeda motor untuk operasional NTB Care, itu saja katanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa NTBCare selama ini merupakan gerakan sosial yang hadir untuk membantu masyarakat yang belum terjangkau layanan pemerintah secara optimal.

Baca Juga :  Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

“NTBCare itu seperti gerakan sosial dan gerakan moral. Kalau ada yang butuh kursi roda dibantu, kalau mau nyeberang gratis dibantu Dishub, kalau tidak ada biaya rumah sakit ya NTBCare telpon untuk minta bantuan. Simple saja,” jelasnya.

Ia pun menyayangkan berkembangnya narasi yang dinilai terlalu jauh, seolah-olah terjadi penyimpangan anggaran dalam skala besar.

“Kok sekarang seram-seram amat seakan-akan ada korupsi ratusan miliar. Ampun deh,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Zulkieflimansyah menyampaikan keyakinannya bahwa isu tersebut bukan berasal dari pimpinan daerah saat ini, melainkan dari pihak-pihak tertentu yang mencoba membangun opini.

“Saya yakin yang begini-begini ini pasti bukan Pak Gubernur dan Ibu Wagub. Pembisik-pembisik mbok ya jangan kelewatan juga berselancarnya,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Status Politik Musyafirin Dipertanyakan, DPD PDIP NTB dan Gubernur Diminta Buka-bukaan
Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 02:01 WIB

Status Politik Musyafirin Dipertanyakan, DPD PDIP NTB dan Gubernur Diminta Buka-bukaan

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Berita Terbaru