DPRD ‘Bedah’ Kinerja Pemprov NTB, Iqbal Akui Tantangan Berat di Tengah Tekanan Fiskal

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Paripurna DPRD NTB saat penyampaian rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 di Kantor Gubernur NTB.

Suasana Rapat Paripurna DPRD NTB saat penyampaian rekomendasi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 di Kantor Gubernur NTB.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan peran pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dengan menyampaikan rekomendasi strategis atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa (22/4/2026).

Forum resmi ini menjadi panggung penting dalam mekanisme checks and balances antara legislatif dan eksekutif, sekaligus menandai evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Provinsi NTB sepanjang tahun anggaran 2025.

Rapat diawali dengan penyampaian rekomendasi DPRD NTB yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan keputusan resmi sebagai catatan strategis untuk perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan akuntabilitas, efektivitas program, serta responsivitas kebijakan publik di NTB.

Baca Juga :  Perkuat SMK di Wilayah Pelosok, Gubernur NTB Akan Siapkan Investasi BOSDA dan Subsidi Sertifikasi Siswa

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama kemajuan daerah.

“Kemajuan daerah lahir dari kolektivitas. Kita harus bangkit bersama menuju NTB sebagai provinsi kepulauan yang makmur mendunia,” ujarnya.

Iqbal juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan DPRD bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam memperkuat fondasi pemerintahan yang sehat dan transparan.

“Kritik untuk memperbaiki adalah bentuk keseriusan dan atensi DPRD dalam menjalankan fungsinya,” tegasnya.

Di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks, Gubernur mengakui tantangan yang dihadapi NTB tidaklah ringan. Mulai dari meningkatnya kebutuhan lapangan kerja, tekanan situasi global, hingga keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi isu krusial yang harus dihadapi secara bersama.

Baca Juga :  Di Haul Ponpes Thohir Yasin, Gubernur NTB Serukan Persatuan dan Pembangunan Berbasis Nilai

“Tuntutan lapangan kerja semakin besar, situasi global terus berubah, sementara kapasitas fiskal kita terbatas. Karena itu, kita membutuhkan kerja bersama yang tidak biasa,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memperkenalkan sejumlah pejabat eselon II hasil seleksi terbuka kepada DPRD. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur birokrasi yang adaptif dan profesional dalam menjawab tantangan pembangunan.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan penuh dinamika, sekaligus menjadi momentum strategis memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif. Dengan adanya rekomendasi DPRD, diharapkan arah pembangunan NTB ke depan semakin terukur, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik secara luas.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan
Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat
Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya
SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru
Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini
Bupati Sumbawa Jemput Bola ke NAM Air, Dorong Rute Baru Pacu Investasi dan Ekonomi
Gubernur NTB Siapkan Langkah Tegas Berantas Narkoba, Miq Iqbal: Pekan Depan Arah Penanganan Diputuskan
KPU NTB Gandeng BKKBN, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilih Pemula
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:31 WIB

Kawasan Kumuh Sumbawa Disorot Pemerintah Pusat, KSP dan Kementerian PKP Turun Tangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:40 WIB

Gubernur Iqbal Tantang Kadin NTB, Jangan Sekadar Seremonial, Jadilah Penggerak Ekonomi Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:02 WIB

SMRC Ungkap Biang Kerok Elektabilitas Prabowo Merosot, Dedi Mulyadi Kini Jadi Ancaman Politik Baru

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:52 WIB

Survei SMRC Bikin Kejutan: Dedi Mulyadi 35%, Prabowo 14,5% Jika Pilpres Digelar Hari Ini

Berita Terbaru