Anggota DPRD NTB Minta OPD Solid, Aji Maman Harap Tahun Kedua Pemerintahan Tanpa Kegaduhan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD NTB Aji Maman menegaskan pentingnya soliditas OPD dan stabilitas pemerintahan memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur.

Anggota DPRD NTB Aji Maman menegaskan pentingnya soliditas OPD dan stabilitas pemerintahan memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur.

Mataram | SUMBAWAPOST.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) Muhamad Aminurlah yang akrab disapa Aji Maman menegaskan pentingnya soliditas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung jalannya pemerintahan di Nusa Tenggara Barat.
Ia meminta agar Gubernur memastikan seluruh OPD bekerja selaras dengan visi-misi yang telah ditetapkan, sehingga tidak menimbulkan dinamika internal yang berujung pada kegaduhan di daerah. Senin (2/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Aji Maman saat ditanya apakah OPD saat ini belum mampu menerjemahkan visi-misi Gubernur NTB secara maksimal.

Baca Juga :  Diminta Bangun Nurani, Bukan Gedung-Ini 11 Jenis Tembakan KAMMI ke Gubernur dan DPRD NTB

“Iya, betul sekali. Betul-betul. OPD tidak mampu ya segera dievaluasi itu,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah daerah sangat bergantung pada kemampuan OPD dalam memahami dan mengeksekusi arah kebijakan yang telah digariskan. Ketidaksinkronan dalam pelaksanaan program hanya akan memperlambat capaian target pembangunan.
Karena itu, evaluasi dinilai menjadi langkah penting apabila terdapat perangkat daerah yang belum mampu bekerja optimal.

Baca Juga :  Jadi Buronan Institusi Kejaksaan NTB, Inilah 9 Nama DPO, Alamat dan Jenis Kasusnya

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur, Aji Maman berharap kinerja pemerintahan dapat lebih terarah, efektif, dan kondusif.

“Harapannya, ke depannya agar tahun kedua Pak Gubernur supaya lebih baik. Jangan membuat gaduh daerah ini,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa dinamika birokrasi adalah hal yang wajar, namun tidak boleh berkembang menjadi polemik yang mengganggu stabilitas pemerintahan. Seluruh jajaran diminta fokus bekerja, menjaga kekompakan, serta memastikan program pembangunan berjalan efektif demi kepentingan masyarakat NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB