Disebut Ada Aliran Dana Narkoba Rp1 Miliar ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, Ini Profil dan Total Hartanya

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Didik Putra Kuncoro saat menjabat Kapolres Bima Kota. Namanya disebut dalam dugaan aliran dana narkoba Rp1 miliar berdasarkan keterangan kuasa hukum tersangka.

AKBP Didik Putra Kuncoro saat menjabat Kapolres Bima Kota. Namanya disebut dalam dugaan aliran dana narkoba Rp1 miliar berdasarkan keterangan kuasa hukum tersangka.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Kasus yang menjerat Didik Putra Kuncoro terus bergulir. Dalam pengembangannya, AKP Malaungi menyebut atasannya menerima uang Rp1 miliar dari bandar narkoba bernama Koko Erwin.

Kuasa hukum Malaungi, Asmuni, membeberkan pengakuan kliennya.
Malaungi mengaku terlibat dalam kasus peredaran sabu atas perintah AKBP Didik. “Ini murni melaksanakan perintah pimpinan sehingga klien kami melakukan tindak pidana tersebut,” katanya. Dalam keterangan pers, Kamis (13/2/2026).

Asmuni menjelaskan, kliennya berperan sebagai pihak yang diperintah untuk menyimpan barang bukti sabu milik pengedar bernama Koko Erwin.

Sebagai imbalan, Koko Erwin memberikan uang Rp 1 miliar untuk AKBP Didik yang digunakan untuk membeli mobil. Uang ditransfer secara bertahap dari Rp 200 juta kemudian Rp 800 juta ke sebuah rekening milik seorang wanita.

Bayaran tersebut lantas diserahkan ke AKBP Didik lewat perantara ajudannya.
Usai uang diterima, Malaungi diperintahkan mengambil narkoba di sebuah hotel tempat bandar menginap untuk disimpan sebelum akhirnya diedarkan ke wilayah Sumbawa.
Kliennya juga mengaku memiliki sejumlah bukti yang telah disampaikan ke penyidik.

Baca Juga :  NWDI Ungkap Alasan TGB Keluar dari Partai Perindo

“Semua bukti perintahnya ada di dalam chat sudah masuk dalam berita acara pemeriksaan,” lanjutnya.

Terkait temuan sabu seberat 488 gram di rumah dinas kliennya, Asmuni menyebut barang tersebut milik Koko Erwin.

AKBP Didik Kuncoro Putro dilantik menjadi Kapolres Bima Kota pada 14 Januari 2025. Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur, 30 Maret 1979 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004.

Selama berkarier, ia banyak bertugas di bidang reserse dan kriminal. Setelah lulus Akpol pada 2004, ia bertugas di Polda Gorontalo selama dua tahun. Ia kemudian dimutasi ke Polda Metro Jaya sebagai Kaurbinopsnal Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan pernah menjabat Wakapolres Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Spesialis Pencuri Handphone di Kota Bima Disergap Tim Puma

Pada 2020, ia dimutasi ke Polda NTB sebagai Kasubdit I Direktorat Kriminal Umum, lalu pernah menjabat Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB dan Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB.
Empat tahun bertugas di Polda NTB, ia dipromosikan menjadi Kapolres Lombok Utara pada 2023-2025 sebelum dipercaya menjadi Kapolres Bima Kota pada Januari 2025.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan 18 Januari 2025/Periodik 2024, total harta kekayaannya tercatat Rp 1.483.293.119.

Harta terbanyak berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 950.000.000. Ia juga tercatat memiliki tanah dan bangunan di Mojokerto, Jawa Timur senilai Rp 270.000.000, harta bergerak lainnya Rp 60.000.000, serta kas Rp 203.293.119.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB